BANGKALAN || timesmerahputih.com— Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan . Henry Kusuma Karya Dinata (sering disebut sebagai CHK Karyadinata). menegaskan peran penting petani dalam menjaga ketahanan pangan dan kelangsungan hidup bangsa.
Hal tersebut disampaikannya melalui kampanye “PETANI adalah PAHLAWAN PANGAN” yang digencarkan DPPKP Kabupaten Bangkalan.
“Tanpa petani, tidak ada pangan. Tanpa pangan, tidak ada kehidupan. Petani adalah garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan dan kelangsungan hidup bangsa,” ujar CHK Karyadinata, Senin (31/08/2026).
Dalam kampanye tersebut, DPPKP Bangkalan menyoroti peran strategis petani yang tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menggerakkan ekonomi.
Keempat peran tersebut meliputi: 1. Menghasilkan pangan untuk kebutuhan sehari-hari , 2. Menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi desa, 3. Menjaga kelestarian lingkungan dan sumber daya alam, 4. Menjaga ketahanan pangan* bangsa dan negara.
CHK Karyadinata juga memaparkan data penting terkait sektor pertanian. Lebih dari 60% penduduk desa bergantung pada sektor pertanian sebagai mata pencaharian utama.
“Setiap 1 hektar sawah dapat menghasilkan beras untuk 3-4 ton kebutuhan keluarga selama setahun. Petani yang kuat, masyarakat sehat, bangsa hebat,” jelasnya.
Ia menekankan semboyan “Selamatkan lahannya, untung petaninya, kuat pangan bangsanya” sebagai kunci mewujudkan ketahanan pangan nasional.
Untuk mewujudkan “PETANI HEBAT, LAHAN PRODUKTIF, BANGSA KUAT”, CHK Karyadinata mengajak seluruh masyarakat Bangkalan untuk bergerak bersama.
Langkah yang bisa dilakukan: Hargai dan dukung petani, Beli produk petani lokal, Lestarikan lahan pertanian, Bersinergi untuk ketahanan pangan, Wujudkan masa depan pangan yang berkelanjutan
“Dukung petani lokal, gunakan produk dalam negeri, jaga lahan pertanian untuk generasi mendatang. Bersama kita wujudkan ketahanan pangan nasional. Bersama Petani, Bangun Negeri!” pungkasnya.
(Azis).











