Perselisihan Dua Pewarta di Bangkalan Berujung Saling Lapor, Berbagai Elemen Dorong Restorative Justice

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Perselisihan antara dua orang pewarta di Kabupaten Bangkalan berinisial H dan M kini ditangani Mapolres Bangkalan. Masing-masing pihak telah melaporkan satu sama lain terkait persoalan yang menurut keduanya bersumber dari perbedaan persepsi terkait pemberitaan.

 

Persoalan ini mencuat setelah beredarnya sejumlah unggahan pemberitaan dan caption di media sosial yang dinilai oleh kedua belah pihak tidak sesuai dengan fakta. Merasa keberatan, H lebih dulu melaporkan M ke Mapolres Bangkalan. Tidak lama setelah itu, M juga mengambil langkah hukum serupa dengan melaporkan balik H.

 

M mengaku sebelum menempuh jalur hukum, dirinya telah berupaya menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengajak H untuk bertemu, berdiskusi, dan mencari solusi bersama agar persoalan tidak berlarut-larut.

 

“Tujuan kami awalnya baik-baik saja. Kami ingin duduk bersama, ngobrol, dan menyelesaikan ini tanpa harus ada pihak yang dirugikan. Kami juga sudah mencoba menghubungi beberapa rekan untuk menjadi penengah,” ujar M.

 

Senada, H juga menyampaikan pandangannya. H merasa tidak pernah menerima ajakan klarifikasi secara resmi terkait persoalan tersebut. Menurut H, komunikasi yang terjadi sebatas ajakan bertemu biasa.

 

“Saya tidak pernah diajak untuk klarifikasi secara khusus. Adanya hanya ajakan ketemu dan ngopi. Karena merasa tidak nyaman dengan beberapa unggahan dan caption yang beredar, saya akhirnya memutuskan untuk melaporkan ke pihak berwajib,” kata H.

 

Kini, kedua laporan tersebut tengah ditangani oleh pihak kepolisian. Baik H maupun M menyatakan akan menghormati seluruh proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

 

Menanggapi persoalan ini, dorongan untuk menyelesaikan secara damai tidak hanya datang dari rekan seprofesi. Sejumlah aktivis, jurnalis senior, hingga pegiat media sosial di Bangkalan juga mengajak kedua belah pihak kembali membuka ruang dialog.

 

Penyelesaian melalui jalur mediasi atau restorative justice dinilai lebih bijak agar persoalan tidak melebar dan dapat menjaga kondusivitas di ruang publik, baik di dunia nyata maupun di media sosial.

 

“Sebagai sesama warga Bangkalan dan pengguna ruang publik, kami berharap persoalan ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Mau dari kalangan jurnalis, aktivis, maupun pegiat sosmed, kita semua punya tanggung jawab menjaga etika komunikasi. Hukum silakan berjalan, tapi upaya damai dan saling memaafkan juga penting,” ujar salah satu aktivis yang turut menjadi penengah.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bangkalan belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

 

Berita ini disusun berdasarkan keterangan dari kedua belah pihak. Redaksi timesmerahputih.com membuka ruang hak jawab dan hak koreksi. Kami juga mendorong penyelesaian melalui jalur damai dan mediasi.

 

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Yusuf Kurniawan Yang Di Sapa Iwan Ketua LSM Harimau DPC Banyuwangi Bersama Jajaran Pengurus Dan Anggotanya Meninjau Lokasi Bersama Perhutani, Membuka Akses Jalan Umum Buat Warga Dusun Wangkal Kalipuro

BANYUWANGI. — Persoalan akses jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat di wilayah Kalipuro mendapat perhatian dari LSM Harimau DPC Banyuwangi. Lembaga ...

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...
error: Content is protected !!