BANGKALAN || timesmerahputih.com -Kasihumas Polres Bangkalan IPDA Agung Intama membeberkan kronologi penangkapan seorang terduga pelaku pencurian kabel listrik di Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Aksi pelaku berhasil digagalkan oleh warga sebelum diamankan petugas kepolisian.
Hal tersebut disampaikan oleh IPDA Agung Intama pada Senin (07/09/2026). Menurutnya, berkat respons cepat masyarakat, aksi percobaan pencurian tersebut tidak sampai menimbulkan kerugian lebih besar.
“Kita akan menyampaikan adanya peristiwa percobaan pencurian kabel yang terjadi di TKP Desa Mrandung, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan. Untuk terduga pelaku yaitu berinisial SM dan berusia tiga puluh enam tahun, warga Kecamatan Klampis,” ujar IPDA Agung.
IPDA Agung menjelaskan, kejadian bermula saat terduga pelaku SM sedang melakukan aksinya di lokasi. Namun naas, aksinya dipergoki oleh salah seorang warga yang saat itu melintas di sekitar tempat kejadian perkara.
“Mendengar teriakan warga, masyarakat sekitar langsung berkumpul dan mengamankan pelaku. Kemudian kejadian tersebut segera dilaporkan ke Mapolsek Klampis,” jelasnya.
Mendapat laporan dari warga, Kapolsek Klampis bersama anggota langsung bergerak cepat menuju lokasi. Petugas kemudian mengamankan situasi dan membawa terduga pelaku ke Mapolsek untuk proses lebih lanjut.
“Terduga pelaku ini berhasil kita amankan. Kemudian anggota Polsek Klampis membawa pelaku ini ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis karena terdapat luka-luka,” tambahnya.
Saat ini, SM beserta barang bukti telah diamankan di Polres Bangkalan. Penanganan kasus selanjutnya dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polres Bangkalan untuk proses hukum lebih lanjut.
Dalam kesempatan tersebut, IPDA Agung juga mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dan segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Peran aktif masyarakat sangat kami butuhkan untuk menjaga keamanan. Jika melihat tindak pidana, segera laporkan ke kantor polisi terdekat agar bisa segera ditangani,” pungkasnya.
(Azis).











