Launching Logo Khairu Ummah Grup Tandai Babak Baru Transformasi Koperasi Pasca Spin-Off

Bogor — Peluncuran logo Khairu Ummah Grup menjadi salah satu momentum penting dalam rangkaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-26 Tahun Buku 2025 Koperasi Syariah Khairu Ummah yang diselenggarakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di Gedung SBS Premier Venue, Leuwiliang, Kabupaten Bogor.  Launching logo ini menandai babak baru transformasi kelembagaan koperasi pasca kebijakan spin-off dan pembentukan koperasi sekunder sebagai holding.

Peluncuran logo dilakukan di hadapan 660 peserta RAT yang terdiri dari anggota koperasi, pengurus, pengawas, Dewan Pengawas Syariah, serta para pemangku kepentingan. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua IV Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bogor Sutarno, S.E., M.M., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor Iman Wahyu Budiana, S.T., M.M., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bogor H. Ahmad Yani, S.H.I., M.E., Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Bogor Dra. Erma Hermawati, Camat Leuwiliang W.R. Pelitawan, S.H., M.Si., serta Drs. Sidik Parmono, M.M., QIA selaku Auditor Eksternal.

Prosesi launching logo dilakukan secara simbolis dengan penarikan logo Khairu Ummah Grup oleh para pendiri koperasi, yakni Ir. H. Yuyud Wahyudin, CRBC, Ir. H. Ade Hambali, Dra. Erna Fajarwati, dan Siti Zaenab Hasyim. Momentum tersebut menjadi simbol kesinambungan nilai perjuangan pendiri dengan arah transformasi koperasi ke depan.
Pengurus Koperasi Syariah Khairu Ummah menjelaskan bahwa perubahan identitas visual ini bukan sekadar pembaruan tampilan, melainkan representasi dari perubahan paradigma pengelolaan koperasi. Logo Khairu Ummah Grup dirancang untuk mencerminkan sinergi antara koperasi sekunder dan koperasi-koperasi primer yang kini beroperasi secara fokus sesuai bidang usahanya masing-masing.

Wakil Ketua IV Dekopinda Kabupaten Bogor, Sutarno, S.E., M.M., dalam kesempatan tersebut menegaskan bahwa transformasi koperasi harus dibangun di atas fondasi tata kelola yang sehat dan partisipasi anggota. “Rapat Anggota Tahunan bukan sekadar kewajiban administratif. RAT adalah tonggak utama eksistensi koperasi. Selama RAT dilaksanakan secara rutin, terbuka, dan bertanggung jawab, selama itu pula koperasi masih hidup dan dipercaya anggotanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, S.T., M.M., menyampaikan apresiasi atas konsistensi Koperasi Syariah Khairu Ummah dalam melaksanakan RAT tepat waktu serta keberanian melakukan transformasi kelembagaan. “Pelaksanaan RAT ini merupakan bukti bahwa koperasi dijalankan dengan kesungguhan, tanggung jawab, dan komitmen untuk terus tumbuh menjadi koperasi yang sehat dan berdaya saing,” katanya.
Ia menambahkan bahwa koperasi dengan tata kelola yang baik dan visi yang jelas akan terus didorong oleh pemerintah daerah agar mampu memberikan dampak nyata bagi anggotanya dan masyarakat luas. Dalam konteks kebijakan spin-off, peluncuran logo Khairu Ummah Grup menjadi penanda pergeseran struktur organisasi dari koperasi tunggal menjadi ekosistem koperasi berbasis holding. Koperasi sekunder berperan sebagai pengarah strategis dan orkestrator kebijakan, sementara koperasi primer menjalankan operasional usaha secara mandiri dan fokus sesuai bidangnya masing-masing.

Pengurus menegaskan bahwa identitas grup ini diharapkan mampu memperkuat positioning koperasi di hadapan mitra, regulator, dan masyarakat luas. Logo baru menjadi simbol komitmen terhadap tata kelola yang lebih modern, transparan, dan adaptif terhadap dinamika lingkungan usaha. Melalui peluncuran logo Khairu Ummah Grup, RAT ke-26 tidak hanya menjadi forum pertanggungjawaban tahunan, tetapi juga menjadi panggung penegasan arah masa depan koperasi. Identitas baru ini diharapkan menjadi pemersatu langkah seluruh elemen koperasi dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, mandiri, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan nilai-nilai syariah yang menjadi fondasi Khairu Ummah sejak awal berdiri.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!