BANGKALAN || timesmerahputih.com– Keluarga korban kecelakaan lalu lintas tunggal di Kabupaten Bangkalan menyampaikan keluhan terkait pelayanan di Puskesmas Sukolilo. Keluhan tersebut muncul karena keluarga merasa proses rujukan ke rumah sakit berlangsung lama.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (09/09/2026). Korban berinisial Ny. K bersama anaknya datang ke UGD Puskesmas Sukolilo setelah mengalami kecelakaan tunggal sepeda motor di Jalan Akses Suramadu, Desa Morkepek.
Namun dalam prosesnya, keluarga merasa dipersulit karena persoalan administrasi. Padahal dalam kondisi darurat, pelayanan medis seharusnya menjadi prioritas utama tanpa menunggu kelengkapan administrasi.
“Kami datang dengan harapan segera ditangani dan dirujuk. Tapi sempat diminta urus administrasi dulu. Padahal ini darurat,” ujar salah satu anggota keluarga korban kepada timesmerahputih.com.
Menanggapi keluhan tersebut, Kepala Puskesmas Sukolilo Awang Susilo Darmawan, S.Kep., M.Kes. memberikan klarifikasi sekaligus memaparkan kronologi penanganan.
Berdasarkan data dari Puskesmas Sukolilo, kronologinya sebagai berikut: Pukul 06.45 WIB: Ny. K dan anaknya tiba di UGD. Ny. K mengalami luka di daerah mulut, patah gigi bagian atas, dan perdarahan. Anak Ny. K mengalami bengkak memar di pergelangan tangan kanan. Petugas langsung melakukan penanganan awal.
Pukul 08.00 WIB: Dokter gigi melakukan pemeriksaan. Ditemukan fraktur pada rahang atas dan perdarahan spontan. Pasien disarankan untuk pemeriksaan lanjutan di RSUD Bangkalan. Petugas UGD juga memberikan KIE terkait prosedur rujukan kepada keluarga.
Pukul 08.20 – 09.00 WIB: Petugas UGD dua kali mengkonfirmasi keputusan keluarga terkait rujukan. Keluarga menyampaikan masih menunggu keluarga lain yang dalam perjalanan.
Pukul 09.40 WIB: Keluarga menanyakan proses rujukan. Petugas menjelaskan prosedur rujukan harus melalui tindakan awal, infus, dan konsultasi ke RSUD Bangkalan. Setelah itu, keluarga memutuskan membawa pasien sendiri ke RS menggunakan kendaraan pribadi.
“Tidak ada penolakan pelayanan terhadap pasien. Untuk persoalan biaya administrasi sebenarnya sudah ada pihak yang bertanggung jawab untuk menanggung. Saya sudah sampaikan ke teman-teman di sana,” ujar Awang.
Awang menegaskan pihaknya akan melakukan kroscek langsung terkait kejadian tersebut.
“Ya, nanti saya langsung kroscek ke UGD. Soalnya tadi posisi saya rapat dan saya sudah memerintahkan ke staf. Kalau memang ada kesalahan dari petugas saya nanti saya beri panismen dan pembinaan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Sukolilo masih melakukan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya dalam penanganan kasus darurat.
(Azis).











