Warga Keluhkan Pelayanan Kantor Desa Jukong, Perangkat Desa Disebut Kerap Datang Terlambat

BANGKALAN — Kedisiplinan aparatur Pemerintah Desa Jukong, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan warga. Masyarakat mengeluhkan pelayanan di kantor desa yang dinilai belum berjalan optimal karena perangkat desa disebut kerap belum berada di kantor pada pagi hari,  Rabu (30/9).

Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga yang membutuhkan pelayanan administrasi di kantor Desa Jukong. Mereka mengaku kesulitan mendapatkan pelayanan ketika kantor desa masih sepi pada jam kerja.

“Kami sangat menyayangkan kondisi ini. Pelayanan masyarakat seharusnya sudah berjalan sejak pagi sesuai ketentuan jam kerja,” ujar salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Menurut warga, kondisi kantor desa yang masih lengang pada pagi hari bukan hanya terjadi sekali. Mereka menyebut perangkat desa terkadang baru terlihat setelah waktu menjelang siang.

Seorang warga yang hendak mengurus dokumen administrasi mengaku telah datang sejak pagi. Namun, pelayanan yang diharapkan belum dapat diperoleh karena belum ada petugas yang dapat ditemui.

“Saya sudah menunggu sejak sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengurus tanda tangan berkas. Sampai pukul 09.00 WIB lebih, kantor masih sepi,” katanya.

Berdasarkan pantauan warga di sekitar kantor desa, suasana balai Desa Jukong pada pagi hari juga disebut beberapa kali terlihat lengang. Bahkan, warga mengaku pernah mendapati pintu kantor masih dalam kondisi tertutup ketika jam kerja telah dimulai.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat masyarakat yang memiliki keperluan administrasi dan tidak memiliki banyak waktu untuk menunggu.

“Warga datang ke kantor desa karena membutuhkan pelayanan. Kalau harus bolak-balik hanya untuk memastikan kantor sudah buka atau belum, tentu sangat menyulitkan,” ujar warga lainnya.

Masyarakat berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dari pemerintah kecamatan maupun instansi terkait. Mereka meminta dilakukan evaluasi terhadap kedisiplinan perangkat desa sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan sesuai ketentuan.

“Kami berharap Camat Labang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bangkalan dapat melakukan pembinaan dan evaluasi. Jangan sampai masyarakat dirugikan karena pelayanan tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar warga.

Keluhan masyarakat tersebut pada dasarnya perlu mendapat klarifikasi dari Pemerintah Desa Jukong. Apabila terdapat alasan tertentu terkait keterlambatan kehadiran perangkat desa, penjelasan resmi dari pemerintah desa diperlukan agar persoalan tersebut dapat diketahui secara utuh dan tidak menimbulkan kesimpulan sepihak.

Masyarakat berharap ke depan kantor Desa Jukong dapat memberikan pelayanan secara konsisten sesuai jam kerja dan memastikan perangkat desa berada di tempat ketika masyarakat membutuhkan pelayanan administrasi.

(Taufik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!