Banyuwangi – Timesmerahputih.com | Acara yang digelar pada hari Selasa tanggal 29 September 2026 pukul 09.00 WIB s/d 10.00 WIB bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Kecamatan Genteng tersebut merupakan rapat koordinasi dalam rangka persiapan Banyuwangi Attraction Festival Padang Ulanan Tahun 2026.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Genteng Khoirul Hidayat, S.STP., M.Si., Kapolsek Genteng Kompol Khoirul Anwar, S.H., M.H., Danramil 0825-04 Genteng Kapten Inf Agus Riyadi yang diwakili Batuud Peltu Fendi S, Perwakilan Dispendik dan Dispar Kabupaten Banyuwangi, Korwilkersatdik, K3S, Ketua IGTKI, Himpaudi, Puskesmas Kembiritan serta Kepala Sekolah SMP dan SMA Negeri maupun Swasta se-Kecamatan Genteng.
Rakor tersebut bertujuan untuk membentuk kepanitiaan guna mematangkan persiapan Padang Ulanan yang rencananya akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 31 Oktober 2026 di RTH Lapangan Maron Genteng.
Perwakilan Dispendik Banyuwangi menjelaskan bahwa BWI Attraction merupakan agenda rutin tahunan yang digelar di 10 kecamatan dengan konsep tematik. Pesertanya mulai dari Paud/TK hingga SMA/SMK dan bertujuan untuk meningkatkan UMKM dan perputaran ekonomi masyarakat serta menjadi wadah kreasi pelajar.
Sementara perwakilan Dispar Banyuwangi menambahkan bahwa kegiatan akan dikemas dalam bentuk sendra tari dan pihaknya akan membantu tenaga kesehatan, ambulance serta pelayanan KTP/KIA. Untuk pengamanan akan melibatkan gabungan TNI, Polri, Dishub dan Pol PP.
Ketua Panitia terpilih Sdr. Diga dari SMA Muhammadiyah 2 Banyuwangi menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan akan segera melaksanakan rapat pembentukan anggota panitia.
Kapolsek Genteng Kompol Khoirul Anwar, S.H., M.H. menegaskan Polsek Genteng akan mendukung penuh dari sisi keamanan. Penampilan harus sesuai tema dan adat budaya, tidak melanggar norma agama dan kesopanan serta dengan keterbatasan anggaran jangan memaksakan pungutan terutama di sekolah.
Festival Padang Ulanan Tahun 2026 kali ini mengusung tema “LAYAR KEMENDUNG” dan merupakan bagian dari Banyuwangi Festival (B-Fest) sebagai upaya melestarikan kesenian daerah. Selama kegiatan rakor berlangsung situasi aman, lancar dan kondusif.











