Kadinkes Bangkalan: Rolling Kepala Puskesmas untuk Penyegaran Organisasi dan Penguatan Pelayanan Kesehatan

BANGKALAN || timesmerahputih.com –Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, dr. Nunuk Kristiani, Sp.Rad(K)., menjelaskan bahwa kebijakan rolling Kepala Puskesmas merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan untuk memberikan penyegaran, memperkuat motivasi kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

 

Menurut dr. Nunuk, dari seluruh Puskesmas di Kabupaten Bangkalan, terdapat empat Puskesmas yang tidak dilakukan pergantian Kepala Puskesmas, yaitu Puskesmas Kokop, Jaddih, Bangkalan, dan Galis. Keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan berbagai masukan dan aspirasi dari tokoh masyarakat setempat.

 

“Untuk empat Puskesmas tersebut, kami mempertimbangkan aspirasi dan masukan dari tokoh masyarakat. Namun demikian, seluruh Kepala Puskesmas definitif tetap memiliki komitmen dan tanggung jawab yang dituangkan dalam perjanjian kinerja untuk bersama-sama meningkatkan kualitas pelayanan,” jelas dr. Nunuk, Senin (6/10/2026).

 

Ia menegaskan bahwa rolling dalam organisasi merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia (SDM).

 

“Rolling bukan sesuatu yang luar biasa dalam sebuah organisasi. Ini merupakan bagian dari penyegaran dan pengembangan SDM. Bagi yang sudah cukup lama bertugas di satu tempat, tentu ada kesempatan untuk mendapatkan pengalaman baru. Sementara bagi yang mendapat penugasan baru, kami berharap hadir semangat baru, inovasi baru, dan energi baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, dr. Nunuk menyampaikan bahwa seluruh Kepala Puskesmas memiliki tanggung jawab yang sama untuk mendukung pencapaian target pembangunan kesehatan Kabupaten Bangkalan. Fokus tersebut antara lain peningkatan capaian program penanganan dan penurunan stunting, peningkatan cakupan imunisasi, serta berbagai indikator kesehatan lainnya yang menjadi prioritas pemerintah daerah.

 

“Target yang telah ditetapkan oleh Bupati Bangkalan harus menjadi perhatian bersama. Kita harus terus berupaya meningkatkan capaian program, termasuk penanganan stunting, penurunan angka stunting, imunisasi, serta indikator kesehatan lainnya. Karena itu, setiap Kepala Puskesmas harus mampu menerjemahkan target tersebut menjadi program dan langkah nyata di wilayah kerjanya,” jelasnya.

 

Terkait Puskesmas Burneh, dr. Nunuk menyampaikan bahwa proses penilaian telah dilalui dan Puskesmas tersebut dinyatakan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

 

“Puskesmas Burneh sudah melewati proses penilaian dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Capaian yang sudah baik tentu harus dipertahankan, tetapi tidak boleh berhenti di situ. Kita harus terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan,” tuturnya.

 

Dr. Nunuk menekankan bahwa pada akhirnya seluruh kebijakan organisasi, termasuk rolling Kepala Puskesmas, memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan mutu pelayanan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

 

“Kami berharap dengan adanya penyegaran ini, seluruh Kepala Puskesmas semakin termotivasi untuk bekerja, berinovasi, dan membangun kolaborasi. Puskesmas bukan hanya tempat memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga merupakan ujung tombak pemerintah dalam memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat,” tegasnya.

 

Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan saat ini semakin kompleks, terlebih dengan adanya berbagai tugas dan program tambahan yang harus dilaksanakan oleh Puskesmas. Oleh karena itu, dibutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan inovatif.

 

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Bangkalan. Pergantian penugasan bukan sekadar pergantian tempat, tetapi menjadi momentum untuk belajar, beradaptasi, memperkuat tim, dan menghadirkan inovasi,” pungkasnya.

 

Kebijakan rolling tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola organisasi dan mendorong seluruh Puskesmas di Kabupaten Bangkalan untuk semakin inovatif, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu pelayanan.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!