BKPSDA Bangkalan Jelaskan 16 ASN yang Ditunjuk Jadi Plt Kapus, Publik Harap Transparan dan Profesional

BANGKALAN || TimesMerahPutih.Com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) Kabupaten Bangkalan memberikan klarifikasi terkait penunjukan 16 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendapat tugas tambahan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas (Kapus). Meski demikian, kualifikasi dan indikator penunjukan pejabat tersebut masih menjadi perhatian publik.
Kepala BKPSDA Kabupaten Bangkalan, Ari Murfianto, S.STP., M.Si., menjelaskan bahwa 16 ASN yang mendapat tugas tambahan tersebut telah memperoleh pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Menurut Ari, penunjukan Plt dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan. Penugasan tersebut ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) dengan masa tugas selama tiga bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi.
“Terhadap kekosongan jabatan, ditunjuk Plt untuk melaksanakan tugas dimaksud yang ditetapkan oleh Kadinkes dengan masa tugas tiga bulan dan dapat diperpanjang berdasarkan evaluasi,” ujar Ari saat dikonfirmasi awak media, Jumat (16/10/2026).
Klarifikasi BKPSDA tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan yang berkembang terkait penunjukan 16 Plt Kapus. Publik menyoroti pentingnya keterbukaan mengenai kriteria pejabat yang dipilih, kompetensi manajerial, pengalaman kepemimpinan, serta pelatihan manajemen Puskesmas.
Selain itu, proses asesmen dan indikator evaluasi terhadap pejabat yang mendapat tugas tambahan juga dinilai perlu dijelaskan secara terbuka agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai kebijakan tersebut.
Publik memandang bahwa transparansi dalam proses penunjukan pejabat publik penting untuk menjaga profesionalitas birokrasi, sekaligus memastikan bahwa pengelolaan Puskesmas tetap berorientasi pada mutu pelayanan kesehatan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan diharapkan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar pengusulan 16 ASN tersebut, pertimbangan dalam menentukan pejabat yang ditunjuk, serta mekanisme evaluasi selama masa penugasan Plt Kapus.
Dengan adanya penjelasan dari BKPSDA dan keterangan lanjutan dari Dinkes, masyarakat diharapkan dapat memahami dasar kebijakan tersebut secara menyeluruh.
Masyarakat berharap, penunjukan Plt Kepala Puskesmas di Kabupaten Bangkalan diharapkan dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dengan tetap mengutamakan kompetensi pejabat serta kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
(Tim).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!