BANGKALAN || timesmerahputih.com– Suasana meriah menyelimuti Desa Ko’ol, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 peserta tumpah ruah menghadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura yang dirangkai dengan Pendidikan Politik, Jumat (30/10/2026).
2.000 Peserta Hadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura, P3 Muda Jatim Sukses Gelar Pendidikan Politik di Bangkalan

Kegiatan kreatif ini diinisiasi oleh PPP Muda Jawa Timur dengan dukungan penuh DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Timur. Ratusan layang-layang menghiasi langit Klampis, menjadi simbol kebersamaan sekaligus wadah pendidikan politik yang dekat dengan masyarakat.
Ketua DPW Pemuda Jawa Timur, Abdurrohman Wahed, S.H., mengatakan penggabungan pendidikan politik dengan hobi layang-layang merupakan strategi untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
“PPP Muda Jawa Timur, dengan dukungan DPW PPP Jawa Timur, melaksanakan pendidikan politik yang kami kemas melalui Kopdar Layang-Layang se-Madura. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan mendapat antusiasme yang luar biasa dari para peserta,” ujar Abdurrohman.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kumpul komunitas pecinta layang-layang, tetapi juga menjadi sarana mempererat persaudaraan, memperluas komunikasi, dan mengenalkan pendidikan politik melalui pendekatan yang membumi.
Antusiasme peserta terlihat luar biasa. Tidak hanya berasal dari empat kabupaten di Madura, peserta juga datang dari luar Madura seperti Jombang, Pasuruan, hingga Lumajang. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan berbasis komunitas mampu menjadi ruang pertemuan lintas daerah.
“Dengan jumlah peserta yang mencapai lebih dari 2.000 orang, kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata bagi PPP. Kehadiran masyarakat harus menjadi energi positif untuk membangun komunikasi, memperluas jaringan, dan memperkuat kepercayaan terhadap partai,” tegasnya.
Abdurrohman menjelaskan, PPP Muda memiliki peran vital sebagai mesin regenerasi partai. Melalui wadah ini, generasi muda didorong untuk memahami dinamika politik, mengembangkan gagasan, dan berkontribusi nyata.
“PPP Muda ini kami dorong menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal politik secara lebih baik. Kami ingin mereka memiliki pemahaman, keberanian menyampaikan gagasan, serta kemampuan untuk mengambil peran dalam pembangunan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, penguatan PPP Muda harus dilakukan melalui kegiatan yang menyentuh masyarakat secara langsung, bukan hanya seremonial. Dengan begitu, hubungan sosial yang kuat dan berkelanjutan dapat terbangun.
“Kami berharap PPP Muda ke depan dapat menjadi salah satu roda penggerak Partai Persatuan Pembangunan. Generasi muda harus diberi ruang untuk berkembang, berinovasi, dan mengambil bagian dalam membesarkan partai melalui kerja nyata,” lanjut Abdurrohman.
Kegiatan ini turut dihadiri utusan DPW PPP Jawa Timur, *Nur Hasan dan Muhlis*, bersama perwakilan partai serta tokoh masyarakat Kecamatan Klampis. Kehadiran mereka menjadi bentuk sinergi antara organisasi kepemudaan, struktur partai, dan masyarakat.
Di akhir, Abdurrohman menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, mulai dari DPW PPP Jawa Timur, perwakilan partai, tokoh masyarakat Klampis, hingga ribuan peserta. Ia berharap kebersamaan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat PPP dan mendorong generasi muda yang aktif dan peduli masyarakat.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada DPW PPP Jawa Timur, para perwakilan partai, tokoh masyarakat, serta seluruh peserta yang telah mendukung kegiatan ini. Semoga kebersamaan ini menjadi langkah positif untuk memperkuat PPP dan mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, cerdas, serta peduli terhadap masa depan masyarakat,” pungkasnya.










