Bekali Masa Depan, Lapas Banyuwangi Kembangkan Kemandirian Warga Binaan Lewat Budidaya Anggrek

BANYUWANGI – TImes Merah putih| .Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berinovasi dalam membekali para warga binaan dengan keterampilan produktif. Terbaru, pihak Lapas meluncurkan program pembinaan kemandirian berbasis lingkungan melalui pengembangan konservasi tanaman hias dan budidaya ikan.

Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyatakan bahwa program ini bertujuan untuk membentuk kemandirian narapidana agar memiliki keahlian yang mumpuni sebelum kembali ke masyarakat. Salah satu sektor unggulan yang dikembangkan adalah pembibitan tanaman anggrek, serta berbagai jenis tanaman hias lainnya.

“Kami memberikan ilmu kepada warga binaan agar mereka mampu memelihara tumbuh-tumbuhan ini hingga menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Wayan dalam keterangan resminya, Sabtu (10/01).

Selain sektor flora, Lapas Banyuwangi juga mengintegrasikan pembinaan ini dengan sektor perikanan. Warga binaan diajarkan teknik budidaya berbagai jenis ikan, mulai dari ikan hias hingga ikan konsumsi. Melalui penerapan teknik yang tepat, diharapkan hasil panen yang didapatkan memenuhi standar kesehatan dan kesegaran pasar.

Lebih lanjut, Wayan menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berhenti pada tahap edukasi, tetapi juga diarahkan pada sektor komersial. Hasil dari budidaya tanaman dan budidaya ikan tersebut nantinya akan dipasarkan secara luas kepada masyarakat umum.

“Tujuan keduanya tentu untuk memberikan manfaat ekonomi. Hasil pembinaan ini akan kami jual kepada masyarakat, sehingga Lapas Banyuwangi benar-benar menjadi tempat yang produktif,” imbuhnya.

Program ini diharapkan menjadi terobosan baru dalam sistem pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga pengembangan keterampilan. Dengan bekal keahlian di bidang agribisnis dan perikanan, warga binaan diharapkan dapat membuka peluang usaha mandiri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setelah menyelesaikan masa pidananya.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!