PW FRN DPC Banyuwangi Kecam Keras Dugaan Intimidasi Wartawan, Minta Pelaku Diproses dan Proyek Swakelola Dievaluasi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan saat melakukan konfirmasi di lokasi proyek pembangunan saluran irigasi swakelola di Dusun Gontoran, Desa Rejosari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi.

Ketua PW FRN DPC Banyuwangi, Agus Samiaji, menilai dugaan penghinaan dan intimidasi terhadap wartawan merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan, terlebih terjadi ketika insan pers menjalankan tugas jurnalistik untuk memperoleh informasi terkait proyek yang diduga dibiayai oleh anggaran negara.

“Kami mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan. Tidak boleh ada siapa pun yang merasa kebal hukum lalu menghalangi atau merendahkan kerja jurnalistik. Pers bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers,” tegas Agus Samiaji, Rabu (29/7/2026).

Menurut Agus, jika dugaan tersebut terbukti, tindakan itu tidak hanya mencederai kebebasan pers, tetapi juga bertentangan dengan prinsip keterbukaan informasi publik yang harus dijunjung tinggi dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah.

PW FRN DPC Banyuwangi juga menyoroti tidak ditemukannya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan saat wartawan melakukan peliputan. Kondisi tersebut dinilai menghambat masyarakat memperoleh informasi mengenai nama kegiatan, nilai anggaran, sumber pendanaan, volume pekerjaan, maupun penanggung jawab proyek.

“Kami meminta instansi terkait segera mengevaluasi pelaksanaan proyek tersebut. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan. Setiap proyek yang menggunakan uang negara harus dapat diawasi oleh masyarakat dan media,” ujar Agus.

Ia juga mendesak pihak-pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti dugaan intimidasi tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku apabila ditemukan adanya pelanggaran.

PW FRN DPC Banyuwangi menegaskan akan mengawal persoalan ini hingga tuntas dan memastikan insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi wartawan.

“Pers bukan musuh. Wartawan hadir untuk memastikan informasi sampai kepada masyarakat secara benar dan berimbang. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak menghormati kerja jurnalistik dan menyelesaikan setiap keberatan melalui mekanisme hak jawab dan hak koreksi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers,” pungkas Agus Samiaji.

Redaksi ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!