Ketua PEJALAN Apresiasi Upaya DLH Bangkalan Tegakkan Aturan IPAL

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan dalam memperkuat kepatuhan terhadap aturan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) mendapat apresiasi dari kalangan jurnalis.

 

Ketua Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (PEJALAN), Syaiful Anam, S.Pd., menilai sosialisasi sekaligus pengawasan terhadap pengelolaan limbah yang dilakukan DLH merupakan langkah penting untuk menjaga kualitas lingkungan dan melindungi masyarakat dari potensi dampak pencemaran.

 

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Aula Puskesmas Tanah Merah, Senin (10/8/2026).

 

Dalam kegiatan tersebut, Plt. Kepala DLH Kabupaten Bangkalan, Achmad Siddik, S.AP., MM., menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan lingkungan, khususnya bagi fasilitas kesehatan maupun pelaku usaha yang menghasilkan limbah.

 

“Memang getol perizinan tentang IPAL. Kami sudah memberikan imbauan kepada instansi agar segera mengurus izin lingkungan,” ujar Siddik.

 

Menurutnya, DLH Bangkalan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga terus mendorong fasilitas pelayanan kesehatan dan pelaku usaha agar memenuhi kewajiban pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan.

 

Sebagai bentuk keseriusan, DLH Bangkalan juga telah menyampaikan surat imbauan kepada sejumlah pihak terkait agar kegiatan yang belum memenuhi dokumen dan persyaratan lingkungan segera melakukan pengurusan sesuai jenis usaha maupun kewenangannya.

 

Siddik juga menyebutkan, dari sejumlah puskesmas di Bangkalan, sebagian telah menyelesaikan proses Persetujuan Teknis (Pertek) pengelolaan air limbah. Sementara sejumlah puskesmas lainnya masih didorong agar segera menuntaskan kewajibannya, termasuk Puskesmas Tanah Merah.

 

Bagi Anam, langkah tersebut patut diapresiasi karena persoalan IPAL tidak semata-mata menyangkut administrasi perizinan, tetapi berkaitan langsung dengan keberlangsungan lingkungan dan kesehatan masyarakat.

 

“Kami mengapresiasi DLH yang turun langsung mensosialisasikan pentingnya IPAL dan izin lingkungan. Ini langkah bagus agar fasilitas kesehatan dan pelaku usaha tidak abai terhadap aturan,” kata Syaiful.

 

Ia berharap pengawasan dan sosialisasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Bangkalan.

 

Menurutnya, upaya menjaga lingkungan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan, dunia usaha, masyarakat, maupun elemen organisasi lainnya.

 

“Kesadaran hukum lingkungan harus dibangun bersama. Jangan sampai persoalan limbah baru ditangani setelah muncul pencemaran atau keluhan masyarakat. Pencegahan jauh lebih penting,” tegasnya.

 

Selain mengapresiasi langkah DLH, Syaiful Anam juga memberikan penghargaan kepada Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan yang telah mengambil inisiatif menyelenggarakan kegiatan sosialisasi tersebut.

 

Menurutnya, keterlibatan organisasi mahasiswa dalam mengangkat isu lingkungan merupakan bentuk nyata kontribusi generasi muda terhadap pembangunan daerah.

 

“Kami juga memberikan apresiasi kepada HMI Cabang Bangkalan yang telah menggagas dan menyelenggarakan kegiatan ini. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berbicara soal akademik dan organisasi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan lingkungan dan pelayanan publik,” ungkap Anam.

 

Ia menilai kegiatan yang mempertemukan unsur pemerintah, fasilitas kesehatan dan masyarakat tersebut memiliki nilai strategis karena dapat menjadi ruang edukasi sekaligus membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan air limbah.

 

“Forum seperti ini sangat positif. HMI telah mengambil peran sebagai bagian dari masyarakat sipil yang ikut mendorong lahirnya kesadaran dan kepatuhan terhadap aturan lingkungan,” imbuhnya.

 

Anam berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada agenda sosialisasi semata, namun dapat dilanjutkan dengan edukasi, pengawasan partisipatif serta komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

 

“Harapan kami, sinergi seperti ini terus dilanjutkan. Pemerintah memiliki kewenangan, DLH memiliki fungsi pengawasan, sementara mahasiswa, jurnalis dan masyarakat dapat menjadi bagian dari kontrol sosial. Kalau semua bersinergi, upaya menjaga lingkungan di Bangkalan akan lebih kuat,” pungkasnya.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Barisan Muda Willy (BMW) Yang Dibina Anggota DPR-RI Willy Aditya Gelar Diksusi Libatkan JM-GPMI, BIMA, JAM-HMI Dan KM-APN

Foto: Diskusi Figur Willy Aditiya Anggota DPR RI Dapil Madura Jawa Timur, Dalam Membumikan Pemikiran Surya Paloh BANGKALAN-Peran Anggota DPR-RI ...

Polres Bangkalan Ungkap Kronologi Percobaan Pencurian Dengan Kekerasan di Jalan Raya Pedeng Socah

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Polres Bangkalan melalui Kasi Humas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, menyampaikan klarifikasi terkait peristiwa percobaan pencurian ...

DPD LIRA Bangkalan Laporkan Dugaan Penyimpangan Proyek Kanopi dan Sejumlah Pengadaan di UTM ke Kejati Jatim

SURABAYA || timesmerahputih.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Bangkalan resmi melaporkan dugaan penyimpangan pengadaan barang dan ...

2026 Kerja Ketum Fast Respon Agus Flores, Sunyi Senyap, Memantau Langsung Seluruh Polda- Polres, apakah Mereka Kerja Sesuai Visi Misi Kapolri atau Tidak.?

JAKARTA, Langkah Progam Ketum Fast Respon Agus Flores Patut Diajukan Jempol, Pasalnya Hubugan Dekat Antara Kapolri Jendral Pol Suyudi Ario ...

Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Buka Stand di Pekan Raya Bangkalan

Foto Dokumentasi Stand Keikutsertaan Pemerintah Kecamatan Tanah, di Pekan Raya Bangkalan BANGKALAN – Pemerintah Kecamatan Tanah Merah turut memeriahkan gelaran ...

Aruf Kenzo Apresiasi Kemenag Bangkalan Salurkan Air Bersih ke Enam Desa, Termasuk Mano’an

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mendapat apresiasi dari aktivis muda ...
error: Content is protected !!