Barber Banyuwangi Gelar Aksi Sosial “Cukur Bayar Suka-suka”, Donasi untuk Sumatera

TIMES MERAH PUTIH// BANYUWANGI,- Suasana Car Free Day (CFD) di Jalan A. Yani, Banyuwangi, Minggu (11/1/2026) pagi, tampak berbeda dari biasanya. Sejumlah barber yang tergabung dalam Banyuwangi Harcut Community menggelar aksi sosial bertajuk “Cukur Bayar Suka-suka”, sebuah kegiatan kepedulian sosial yang menarik perhatian pengunjung CFD dengan mengusung filosofi “Ganteng Dunia, Ganteng Akhirat”.

Kegiatan ini dikoordinatori oleh Eko Purnomo, warga Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Ia menjelaskan bahwa program tersebut merupakan kali pertama digelar dan bersifat insidental, menyesuaikan dengan agenda para barber yang terlibat.

“Ini bukan kegiatan rutin mingguan karena masing-masing barber memiliki jadwal kerja. Namun ke depan, kegiatan serupa sangat mungkin kembali kami adakan di waktu lain,” ujar Eko.

Aksi sosial ini bekerja sama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) dan mengusung konsep cukur rambut dengan sistem donasi seikhlasnya, tanpa patokan nominal tertentu. Seluruh hasil donasi yang terkumpul rencananya akan disalurkan untuk membantu saudara-saudara di Sumatera.

Menurut Eko, tujuan utama kegiatan ini bukan sekadar memberikan layanan cukur rambut, melainkan juga untuk membangun kesadaran sosial serta memperkuat solidaritas antar barber dan masyarakat.

Banyuwangi Harcut Community sendiri beranggotakan sekitar 90 orang, terdiri dari pemilik barber shop maupun karyawan barber yang tersebar di berbagai wilayah, seperti Banyuwangi Kota, Genteng, Kalibaru, dan kecamatan lainnya.

Tidak ada batasan wilayah dalam keanggotaan komunitas ini. “Siapa pun yang punya niat baik dan kepedulian sosial, kami persilakan bergabung,” tambah Eko.

Sementara itu, Yudha Persada, penanggung jawab lapangan kegiatan, menjelaskan bahwa para barber yang terlibat juga tergabung dalam Forum Barberology, sebuah wadah silaturahmi dan kolaborasi barber yang berdiri sejak tahun lalu.

“Kami memang tidak menyebut diri sebagai komunitas formal, tetapi lebih sebagai forum. Secara struktur, kami juga terhubung dengan jaringan barber di tingkat nasional,” jelas Yudha.

Keterhubungan tersebut membuka peluang jejaring yang lebih luas, termasuk keterlibatan anggota dalam berbagai kegiatan berskala besar seperti Barber Expo.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB ini menargetkan sekitar 100 peserta. Namun, realisasi di lapangan tidak mencapai target karena keterbatasan waktu dan durasi layanan.

Layanan cukur rambut yang diberikan khusus untuk pria, dengan durasi rata-rata 20 hingga 45 menit per orang, tergantung model potongan yang diinginkan. Nominal donasi yang terkumpul pun bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp50.000 per orang.

Salah satu warga, Wisnu, asal Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, mengaku datang bukan untuk cukur rambut, melainkan mencukur kumis dan jenggot.

“Kegiatannya sangat positif. Biasanya di barber sudah ada tarif, tapi karena ini untuk donasi, saya ikhlas mengisi Rp50 ribu,” katanya.

Hal serupa disampaikan Fatimah, warga Kelurahan Penganjuran, yang datang bersama putranya yang berusia 10 tahun. Ia mengaku awalnya tidak mengetahui adanya kegiatan tersebut.

“Kami hanya jalan-jalan di CFD, ternyata ada cukur rambut bayar suka-suka. Ini sangat membantu dan bermanfaat,” ujarnya.

Dengan mengusung filosofi “Ganteng Dunia, Ganteng Akhirat”, kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara sosial, tetapi juga menjadi ladang kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat.

“Harapannya ke depan kami bisa lebih kompak dan solid, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi industri barber dan kepedulian sosial,” tutup Yudha.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dan ditutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya aksi sosial tersebut. Panitia berharap kegiatan ini dapat menjadi pemantik bagi daerah lain untuk menggelar aksi serupa, sehingga semangat kolaborasi dan kepedulian sosial dapat terus menyebar. (rag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...

Satlantas Polres Bangkalan Gerak Cepat Tangani dan Evakuasi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com– Satlantas Polres Bangkalan bergerak cepat menangani kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Desa Paterongan, Kecamatan ...

‎HKGB ke-74 di Pulau Santen, Bhayangkari Jatim Padukan Kepedulian Sosial dan Pelestarian Pesisir

Banyuwangi– Timesmerahputih.com | Kepedulian terhadap masyarakat dan kelestarian lingkungan pesisir menjadi bagian dari rangkaian Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 ...
error: Content is protected !!