Bukan Sekadar Pembinaan, Lapas Banyuwangi Pastikan Anak Warga Binaan Tetap Bisa Sekolah

BANYUWANGI – Times merah putih.com//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kesejahteraan keluarga narapidana. Melalui aksi peduli terhadap keluarga narapidana, Lapas Banyuwangi menyalurkan bantuan berupa sepeda dan perlengkapan sekolah kepada keluarga warga binaan yang dinilai menunjukkan dedikasi tinggi dalam program pembinaan kemandirian, khususnya di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Rabu (25/2).

Bantuan yang diberikan meliputi tas sekolah, buku, alat tulis, hingga sarana transportasi berupa sepeda. Program ini menyasar warga binaan yang aktif berkontribusi dalam pengelolaan hasil bumi di Lahan SAE dan berhasil menunjukkan perubahan perilaku yang positif selama masa pidana.

Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, memaparkan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk apresiasi tambahan di luar premi (upah hasil kerja) yang diterima oleh para warga binaan pasca-beberapa kali masa panen.

“Saat kami berdialog dengan warga binaan mengenai rencana penggunaan premi yang mereka terima, mayoritas mengungkapkan keinginan menyentuh, yakni ingin membelikan perlengkapan sekolah untuk anak-anak mereka. Berangkat dari aspirasi tersebut, pihak Lapas memutuskan untuk memberikan tambahan diluar dari premi yang didapat agar cukup untuk membelikan putra maupun putri mereka perlengkapan sekolah,” ujar Wayan.

“Dengan premi yang diperoleh mereka diharapkan dapat memenuhi harapan keluarga meskipun tidak sepenuhnya,” imbuhnya.

Wayan menegaskan bahwa langkah ini merupakan strategi motivasi agar warga binaan lainnya terpacu untuk terus berbenah diri dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran keluarga sebagai sistem pendukung utama dalam proses reintegrasi sosial.

“Kami berharap keluarga di rumah terus memberikan dukungan dan semangat agar mereka (warga binaan) benar-benar memiliki tekad untuk berubah. Dengan adanya bantuan ini, kami ingin membuktikan bahwa meski berada di dalam Lapas, mereka tetap bisa berkontribusi bagi masa depan anak-anaknya,” tambah Wayan.

Dalam kesempatan tersebut, Wayan juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan di tingkat pusat maupun wilayah atas arahan dan dukungannya terhadap program pembinaan ini.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan, serta Bapak Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Jawa Timur. Dukungan beliau semua menjadi energi bagi kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pembinaan yang humanis dan berdampak langsung,” tambahnya.

Apresiasi mendalam disampaikan oleh A, salah satu warga binaan penerima bantuan. Ia mengaku terharu karena pihak Lapas masih memperhatikan kondisi keluarganya di luar tembok penjara.

“Saya sangat bersyukur karena Lapas tidak hanya membina saya secara pribadi, tetapi juga peduli pada pendidikan anak saya. Terima kasih banyak kepada Bapak Menteri, Bapak Dirjen, Bapak Kakanwil, serta jajaran Lapas Banyuwangi atas perhatian ini. Ini menjadi penyemangat saya untuk terus mengasah keterampilan di sini, sehingga ketika bebas nanti, saya bisa menjadi orang yang bermanfaat,” ungkap A.

Melalui inisiatif ini, Lapas Banyuwangi berharap dapat menciptakan ekosistem pembinaan yang humanis, di mana produktivitas narapidana di dalam Lapas berdampak langsung pada kesejahteraan dan keberlanjutan pendidikan keluarga mereka.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Tiga Mahasiswa UTM Jadi Korban Begal, Kabid PTKP HMI Desak Polres Bangkalan Bergerak

Ket Foto:  dokumentasi Arrinal Haq Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) HMI Komisariat Ilmu Pendidikan UTM BANGKALAN – ...

Rutinitas Apel Setiap Pagi SMKN 1 Tanjungbumi Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Siswa

BANGKALAN — SMK Negeri 1 Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menerapkan kegiatan apel pagi sebagai bagian dari pembiasaan positif untuk ...

Pelantikan Anggota BPD Desa Dadapan Periode 2026–2034, Pemdes Berharap Sinergi untuk Kemajuan Desa

BANYUWANGI, -TIMES MERAH PUTIH.COM // Pemerintah Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan anggota ...

Perkara Inisial Akh di Polresta Sidoarjo Disorot, Kecukupan Alat Bukti dan Kepastian Hukum Harus Menjadi Prioritas

SIDOARJO, 27 Oktober 2026 – Penanganan perkara yang melibatkan seseorang berinisial AKH di Polresta Sidoarjo menjadi perhatian dalam konteks penegakan ...

Oknum Kades di Bangkalan Diduga Aniaya Perawat Saat Bertugas, Dinkes dan PPNI Sepakat Tempuh Jalur Hukum

BANGKALAN || TimesMerahPutih.com– Dugaan tindak kekerasan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) kembali mencoreng dunia pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan. Seorang perawat ...

Sambut Kapolresta Baru, Pemkab dan Elemen Masyarakat Banyuwangi Siap Perkuat Sinergitas 

BANYUWANGI, -Times Merah putih.com//Momen pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Senin ...
error: Content is protected !!