Dana BOS SMKN 2 Panyabungan Disorot, FMI Mandailing Natal Temukan Sejumlah Kejanggalan Anggaran

Mandailing Natal — Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 2 Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, mulai menjadi sorotan publik setelah Forum Mahasiswa Intelektual (FMI) Mandailing Natal mengungkap sejumlah dugaan kejanggalan dalam realisasi anggaran Tahun 2024 hingga 2025.

Berdasarkan hasil penelusuran dan analisis data penggunaan Dana BOS yang dihimpun FMI, ditemukan beberapa pos anggaran yang dinilai tidak proporsional, bahkan berpotensi menimbulkan dugaan penyimpangan pengelolaan dana pendidikan.

Ketua tim investigasi FMI Mandailing Natal menyebutkan bahwa pihaknya menemukan pola penggunaan anggaran yang dinilai tidak sejalan dengan prioritas kebutuhan pendidikan dan kegiatan pembelajaran siswa.

“Dari hasil analisis kami, terdapat beberapa pos anggaran yang nilainya sangat besar, namun tidak sebanding dengan output pendidikan yang terlihat di lapangan. Ini tentu menimbulkan pertanyaan serius terkait transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS,” ujar perwakilan FMI kepada wartawan, Senin (4/5/2026).

Salah satu temuan yang menjadi perhatian ialah besarnya anggaran pengembangan perpustakaan pada Tahun 2024 yang mencapai lebih dari Rp680 juta dalam dua tahap pencairan. Pada Tahap I tercatat sebesar Rp419.610.000 dan Tahap II sebesar Rp260.418.000.

Selain itu, FMI juga menyoroti tingginya anggaran administrasi sekolah yang dalam beberapa tahap mencapai lebih dari Rp200 juta. Angka tersebut dinilai tidak lazim apabila dibandingkan dengan alokasi kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler yang justru relatif kecil.

Pada Tahun 2025 Tahap II misalnya, kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler hanya dianggarkan Rp2.360.000, sementara administrasi sekolah mencapai Rp213.053.000.

Tak hanya itu, pembayaran honor yang secara keseluruhan mencapai ratusan juta rupiah turut menjadi perhatian. FMI meminta pihak sekolah membuka secara rinci daftar penerima honor dan dasar pembayaran yang digunakan.

FMI juga menemukan adanya selisih angka dalam laporan penggunaan Dana BOS Tahun 2025. Pada Tahap I tercatat terdapat kekurangan sebesar Rp1.944.000 dari total dana diterima, sedangkan pada Tahap II justru ditemukan kelebihan penggunaan dengan nominal yang sama.

Menurut FMI, kondisi tersebut perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak sekolah karena berpotensi menimbulkan dugaan ketidaktertiban administrasi maupun kesalahan pembukuan.

“Ini bukan sekadar persoalan angka, tetapi menyangkut integritas pengelolaan dana publik yang bersumber dari negara untuk kepentingan pendidikan,” tegasnya.

Atas temuan tersebut, FMI Mandailing Natal mendesak Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara serta aparat pengawas internal pemerintah untuk melakukan audit investigatif terhadap pengelolaan Dana BOS di SMKN 2 Panyabungan.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala SMKN 2 Panyabungan, , belum memberikan tanggapan resmi atas sejumlah pertanyaan konfirmasi yang telah disampaikan Tim Redaksi Media melalui pesan WhatsApp.

Tim redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi guna menjaga keberimbangan pemberitaan sesuai ketentuan kode etik jurnalistik.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Wakil Bupati Banyuwangi Hadiri Resepsi Pernikahan Putra Kepala Desa Dadapan

Dadapan -Times Merah putih.com//17 Juni 2026 ,Pada Rabu sore, Wakil Bupati Banyuwangi,bapak  ir.H. Mujiono,M.Si. menghadiri acara resepsi pernikahan putra Kepala ...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Banten Pererat Silaturahmi dengan Kapolda Banten Terdahulu

Serang – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki melaksanakan kegiatan anjangsana kepada salah satu tokoh ...

Fokus Benahi Layanan Dasar, PDAM Tirta Ardia Rinjani Bidik Efek Domino MTQ untuk Kemajuan Lombok Tengah

​LOMBOK TENGAH – Media Indonesia Times , -- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Ardia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah menegaskan ...

Patroli Kota Presisi Sambangi Pasar Mandalika Bertais, Polda NTB Perkuat Pencegahan Gangguan Kamtibmas

Mataram, NTB Media Indonesia Times, – Direktorat Samapta Polda NTB kembali mengintensifkan kegiatan Patroli Kota Presisi sebagai upaya menjaga keamanan ...

Polsek Muara Uya Jemput Hasil Panen Jagung Petani, Dukung Swasembada Pangan Nasional

Tabalong – Dalam rangka mendukung program Pemerintah untuk mencapai Swasembada Pangan Tahun 2026, Polsek Muara Uya terus mendorong para petani ...

Polres Tabalong Dukung Program Air Bersih dan Ketahanan Pangan Melalui Pembangunan Sumur Bor

Tabalong – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Tabalong mengikuti kegiatan Zoom Meeting Ground Breaking pembangunan sumur ...
error: Content is protected !!