Ekskavator Tambang Ilegal Menjamur di Aek Nabara, APH dan Pemkab Madina Didesak Selidiki Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

BATANG NATAL – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Desa Aek Nabara, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kian menggila. Bukannya mereda setelah mendapat sorotan, operasi tambang liar yang diduga kuat ilegal ini justru semakin masif seiring bertambahnya unit alat berat jenis ekskavator di lokasi penambangan.

Kondisi di lapangan memicu gelombang protes dan tanda tanya besar dari masyarakat. Pasalnya, Kepala Desa (Kades) Aek Nabara memilih bungkam dan pasif di tengah kerusakan yang terjadi di wilayahnya. Sikap diam pemerintah desa ini melahirkan spekulasi liar di tengah warga, termasuk adanya dugaan aliran “upeti/uang keamanan” atau dana pengondisian kepada oknum tertentu agar bisnis hitam ini berjalan mulus tanpa hambatan hukum.

“Kepala Desa Samadi Hasibuan memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjaga ruang hidup warganya. Jika terus-menerus bungkam, wajar jika masyarakat mencurigai adanya pembiaran terstruktur atau keterlibatan pihak desa,” ujar salah seorang perwakilan warga kepada pers (23/06) yang meminta identitasnya dirahasiakan dengan alasan keamanan.

Warga bereaksi keras menuntut transparansi Kades Aek Nabara Samadi Hasibuan segera memberikan klarifikasi terbuka agar isu miring ini tidak menjadi spekulasi dan bola liar. Selain merusak bentang alam dan mencemari aliran sungai yang menjadi urat nadi kehidupan, eksistensi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) skala besar ini mengancam keselamatan ruang hidup warga dalam jangka panjang.

Warga kian prihatin dan menyatakan kegeramannya. Aparat Penegak Hukum (APH) bersama Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal didesak segera turun ke lapangan guna melakukan investigasi menyeluruh dan menindak tegas para pemodal di balik aktivitas merusak ini dan dugaan keterlibatan oknum Kepala Desa.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Aek Nabara Samadi Hasibuan dan Camat Batang Natal Rahmat Rizky Ramadhan belum memberikan keterangan resmi terkait maraknya alat berat berbentuk eksvakator di desa yang dipimpinnya. Upaya konfirmasi dari pers masih terus dilakukan untuk keberimbangan informasi yang sehat dan objektif

“Kami meminta Bupati Mandailing Natal dan Kapolres Madina bertindak tegas dan tidak tutup mata terhadap kondisi Aek Nabara” tegas tokoh masyarakat desa itu.

Mereka meminta adanya langkah konkrit untuk menghentikan operasi alat berat tersebut sebelum dampak kerusakan lingkungan menjadi permanen dan merugikan generasi mendatang
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Kapolres Bangkalan Takziah ke Rumah Duka Istri Kasat Samapta

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan Ny. Tiffany Wibowo melaksanakan takziah ...

PW FRN DPC Banyuwangi Kecam Keras Dugaan Intimidasi Wartawan, Minta Pelaku Diproses dan Proyek Swakelola Dievaluasi

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Pengurus Wilayah Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPC Banyuwangi mengecam keras dugaan intimidasi terhadap wartawan saat ...

DPPKP BANGKALAN GELAR PELATIHAN ROTAVATOR DI BURNEH, LIBATKAN PPL DAN KELOMPOK TANI

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan, dan keterampilan teknis petani serta operator, Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan ...

KONDISI EKONOMI SULIT, FORUM PEMUDA BANGKALAN DESAK PEJABAT HADIRKAN PROGRAM NYATA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Kondisi perekonomian warga Bangkalan yang masih terpuruk menjadi sorotan Forum Pemuda Bangkalan. Organisasi kepemudaan ini mendesak ...

PEMKAB BANGKALAN KEBUT BANGUN SEKOLAH RAKYAT DI GEGER, TARGET DIGUNAKAN 2027

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com– Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus mempercepat realisasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Kaktol Barat, Kecamatan ...

BUPATI BANGKALAN APRESIASI DUKUNGAN PEMERINTAH PUSAT, DORONG PRODUKTIVITAS PERTANIAN TEMBUS 10 TON/HA

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Bupati Bangkalan *Lukman Hakim, S.IP., M.H. menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian RI ...
error: Content is protected !!