Forum Pemuda Bangkalan Temukan Kejanggalan IPAL di SPPG Yayasan Andara Baitul Khoir Desa Telang

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Forum Pemuda Bangkalan (FPB) menemukan kejanggalan pada sistem pembuangan limbah di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Andara Baitul Khoir, Desa Telang, Kecamatan Kamal. Fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur skala besar itu diduga tidak sesuai standar dan berpotensi mencemari lingkungan.

 

Temuan ini mencuat setelah FPB menerima keluhan dari warga sekitar yang resah dengan bau menyengat setiap hari.

 

Hasil investigasi langsung FPB pada Senin, 10 Agustus 2026 menunjukkan sistem pengelolaan limbah SPPG sangat sederhana.

 

Berdasarkan pantauan di lapangan, limbah cair dari aktivitas dapur yang beroperasi setiap hari hanya ditampung menggunakan septic tank konvensional dan bak model tong WC.

 

Padahal SPPG tersebut melayani program makan bergizi dengan volume produksi besar dan menghasilkan limbah cair secara kontinu.

 

“Kami sudah menerima keluhan dari warga dan melakukan investigasi langsung. Hasilnya, sistem pembuangan limbah di SPPG ini sangat memprihatinkan,” ujar Ketua FPB, M. Mukri, Senin (10/08/2026).

 

Dampak dari sistem yang tidak memadai itu sudah dirasakan warga Desa Telang. Bau limbah dapur menyebar ke permukiman dan membuat tidak nyaman.

 

“Ini tidak layak untuk skala industri dapur. Dampaknya sudah terasa, udara tercemar dan warga resah,” tegas M. Mukri.

 

Secara regulasi, fasilitas dapur skala besar wajib memiliki sistem pengolahan limbah sesuai standar sanitasi dan dokumen AMDAL/UKL-UPL guna mencegah pencemaran tanah dan air.

 

M. Mukri meminta Pemkab Bangkalan segera turun tangan. FPB mengajukan 3 tuntutan kepada instansi terkait:

1. Uji kelayakan dan audit menyeluruh terhadap IPAL SPPG Andara Baitul Khoir

2. Peninjauan ulang izin operasional dan dokumen lingkungan

3. Perbaikan atau renovasi fasilitas agar sesuai standar kesehatan dan lingkungan

 

“Kami mendukung program makan bergizi. Tapi jangan sampai mengorbankan kesehatan masyarakat Desa Telang. Kami akan terus mengawal sampai ada tindakan nyata dari pengelola,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Yayasan Andara Baitul Khoir belum memberikan tanggapan resmi terkait sorotan tersebut.

 

Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan diharapkan segera melakukan sidak untuk memastikan operasional SPPG tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

(Azis).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...
error: Content is protected !!