Gawat! 132-an siswa MTs GUPPI Malintang Belum Kebagian program MBG. Kepemimpinan Amir Mahmud Makin Diragukan Warga

Malintang Jumat (22/05). Sorotan tajam warga makin mengalir deras tertuju ke MTs GUPPI Malintang Mandailing Natal. Sebelumnya diberitakan, Amir Mahmud selaku Kepala Madrasah dinilai warga sering “bolos” ke sekolah dan lebih memilih sibuk berativitas di luar, ditambah tata kelola Dana BOS yang dinilai bermasalah, kepemimpinan yang dianggap tidak amanah dan terkesan arogan dan sederet persoalan krusial lainnya. Kini persoalan merambah ke program MBG (Makan Bergizi Gratis) yang sampai saat ini belum diterima peserta didik di MTs GUPPI Malintang.

Sejumlah wali murid dan siswa menyatakan kekecewaan dan mengeluhkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu andalan Presiden Prabowo Subianto ternyata belum menyentuh MTs GUPPI Malintang. Usut punya usut tersiar kabar, ditengarai Amir Mahmud Batubara selaku Kepala Madrasah tidak mampu menjalankan koordinasi secara maksimal baik dalam pengajuan, pendataan dan konfirmasi dengan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang menyediakan dapur MBG di Wilayah Malintang.

Ketika media menyambangi madrasah (21/05), seorang siswa bernama Ucok Batubara (16) mengaku kecewa karena program yang dinantikannya belum kunjung datang ke madrasahnya sehingga lebih 130-an siswa merasakan dampak tidak kebagian program MBG. “Kami kecewa dengan kepemimpinan Kepala Madrasah karna dinilai tidak peduli dengan pendidikan dan keadaan ekonomi siswa. Padahal kami benar butuh program MBG ini” ungkapnya lirih.

Disebutkan, informasi akan hadirnya MBG ke madrasah tempat dia belajar sudah lama terdengar, namun ternyata tak jua kunjung datang.

“Saya kira program ini akan ada sekolah kami. Tapi ternyata sampai sekarang belum ada. Informasi yang kami terima karna lemahnya kepemimpinan kepala madrasah yang tidak bisa berkoordinasi dengan SPPG. Padahal ini bisa sangat membantu kami selaku siswa yang belajar” ujar siswa tsb saat ditemui di luar sekolah.

Sedangkan wali siswa A. Matondang kepada media ini mengharapkan program MBG yang diluncurkan pemerintah setahun yang lewat bisa sampai ke MTs GUPPI Malintang sehingga ratusan siswa bisa mendapatkan manfaat berupa menu sehat dan asupan gizi dari program MBG.

Menurutnya, hal ini cukup beralasan mengingat dari ratusan siswa, kebanyakan dari kalangan orang tua kurang mampu. “Anak anak sangat membutuhkan MBG. Karna orang tua siswa bisa terbantu dalam hal ekonomi dalam penyediaan menu makanan anak yang ada di program MBG” ungkapnya.

Sementara salah seorang warga, Boru Lubis mengatakan kesulitan ekonomi orang tua menjadi faktor penyebab, sehingga MBG ini dirasakan bermanfaat bagi warga madrasah. Bahkan sering kejadian, bahwa anak sering mengeluhkan tidak makan saat pergi sekolah dan tidak memiliki uang jajan.

Ditambahkan, adanya program MBG dirasakan sangat membantu orang tua murid khusus dari kalangan kurang mampu. Minimal saat di sekolah anak-nak mereka sudah memperoleh porsi makan yang dibagikan.

“Entah apa yang difikirkan Amir Mahmud ini. Tidak peka dengan persoalan madrasah. Sebaiknya dia mundur aja dari jabatan Kepala Madrasah karna ini salah satu bukti kegagalan kepemimpinannya. Sekolah lain telah mendapat MBG. Masa’ di madrasah ini tidak kebagian. Dia tidak mampu memimpin dan semakin diragukan warga” terangnya.

Saat dikonfirmasi pers ke nomor pribadi Watshapp Kepala Madrasah melalui kontak 0853 7000 **** , Amir Mahmud membenarkan bahwa program MBG belum sampai ke madrasah yang dia pimpin. “MTs GUPPI Malintang pak sampai hari ini belum pernah menerima MGG” tulisnya

Ketika ditanyakan alasan atau penyebab dari program MBG sehingga tidak sampai ke MTs GUPPI Malintang, Amir Mahmud menyatakan tidak tau persis penyebab pasti kenapa program MBG belum sampai ke sekolahnya. “Penyebabnya saya kurang tau pak’ lanjutnya. Dia juga mengaku telah pernah mengirimkan data siswa dengan jumlah 132 orang via pesan WatsApp kepada Kepala SPPG Pasar Baru Malintang Wahyu pada tanggal 13 Januari 2026 sebagai tindak lanjut permintaan data dari SPPG ybs. “Permintaan datanya melalui pesan WatsApp pak. Bukan melalui surat” ujarrnya.

Amir juga menambahkan telah menceritakan hal tsb kepada pihak yayasan baru madrasah dengan Ketua Muhammad Adanan Matondang dan pengurus yayasan Hasan Azhari.

Namun ketika pers mempertanyakan tentang legalitas yayasan madrasah dimaksud. Termasuk prosedur pembentukan yayasan baru, serta kapan, dimana, tanggal, bulan dan tahun berapa dibentuk Yayasan Baru, siapa pengurusnya dan siapa yang memilih yayasan tsb serta atas undangan siapa dilaksanakan musyawarah tsb, apakah melibatkan Dewan Guru, Komite Madrasah,.BPD, Wali Murid, Tokoh Masyrakat.

Amir pun terlihat bingung dan langsung enggan menjawab point-point pertanyaan diatas sehingga memunculkan kejanggalan baru dan asumsi liar di tengah warga tentang keabsahan yayasan yang dinilai kontroversi dan membingungkan warga tersebut.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Penyegaran Organisasi, Sejumlah Pejabat Polresta Banyuwangi Berganti Posisi

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Dinamika organisasi kembali berlangsung di lingkungan Polresta Banyuwangi. Sejumlah jabatan strategis mengalami pergantian sebagai bagian dari penyegaran ...

Kadin Jatim Golf Tournament 2026: Sinergi Pelaku Ekonomi dan Pembuktian Pegolf Terbaik

SURABAYA, 13 September 2026 – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur kembali menggelar "Kadin Jatim Golf Tournament 2026" di ...

4 SISWA SMPN 1 BANGKALAN LOLOS OMI 2026 TINGKAT PROVINSI, KEPSEK: BUKTI KERJA KERAS DAN DUKUNGAN SEMUA PIHAK

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh UPTD SMP Negeri 1 Bangkalan. Sebanyak empat siswa berhasil lolos ke tahap ...

Dua Siswa SMPN 1 Bangkalan Raih Juara 1 dan 2 OMI 2026 Bidang IPS Tingkat Kabupaten, Siap Melaju ke Provinsi

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi UPTD SMPN 1 Bangkalan. Dalam ajang Olimpiade Matematika dan Ilmu ...

SMADA Tekuk SMA 10 Surabaya 51–15 di DBL Arena

SURABAYA — SMA 2 Surabaya mengalahkan SMA 10 Surabaya dengan skor 51–15 pada laga Round 2 Honda DBL with Kopi ...

FKPB UPDATE GELAR DISKUSI PENDIDIKAN, BAHAS MASA DEPAN SEKOLAH DI KABUPATEN BANGKALAN

BANGKALAN || timesmerahputih - Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) bersama media dan komunitas Tanah Merah Update akan menggelar diskusi publik ...
error: Content is protected !!