Hari ke-25, Prajurit TNI Tak Kenal Lelah: Beton Garuda Tancap Akar di Sungai Binau

Komandan Koramil 0825/20 Songgon pimpin langsung pengecoran blok beton Jembatan Perintis Garuda Tahap III  proyek gotong royong lintas koramil yang akan memutus isolasi dua dusun sekaligus membuka urat nadi kehidupan warga.

Semangat juang prajurit TNI kembali terbukti bukan sekadar retorika. Tepat pukul 07.00 WIB, Jumat (24/4/2026), dentingan peralatan konstruksi kembali memecah pagi di Dusun Krajan, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi. Dipimpin langsung oleh Kapten Kav Andoko selaku Komandan Koramil 0825/20 Songgon, kegiatan Karya Bakti TNI Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III Kodim 0825 Banyuwangi resmi memasuki hari ke-25 di aliran Sungai Binau  sebuah tonggak ketangguhan yang mencerminkan komitmen institusi terhadap kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Apel bersama digelar sebelum sekop pertama menghantam adukan semen pagi itu, menandai disiplin dan kesatuan tekad seluruh peserta. Kegiatan ini bukan sekadar pekerjaan fisik biasa: hadir dalam barisan adalah personel Bati Bhakti TNI dan Staf Ter Kodim 0825 Banyuwangi, anggota Sibang Kodim, serta prajurit dari empat koramil tetangga yakni Koramil 0825/08 Srono, 0825/12 Rogojampi, 0825/13 Singojuruh, 0825/14 Kabat, dan 0825/19 Sempu. Dua tukang tetap dibantu empat pembantu tukang bekerja bahu-membahu bersama warga Dusun Krajan dan Dusun Gumukcandi dalam sebuah sinergi yang jarang ditemukan di era serba modern ini.

“Jembatan ini bukan hanya beton dan besi  ini adalah urat nadi yang menghubungkan harapan dua dusun yang selama ini terpisah arus Sungai Binau. Setiap blok beton yang kami cor hari ini adalah bukti nyata bahwa TNI hadir untuk rakyat.”

Pekerjaan hari ke-25 difokuskan pada pengecoran blok beton  tahapan krusial yang menjadi tulang punggung struktur jembatan agar kokoh menahan beban dan hempasan arus sungai. Jembatan Perintis Garuda Tahap III ini dirancang menghubungkan Dusun Krajan dengan Dusun Gumukcandi, membuka akses vital warga menuju pusat kesehatan atau Puskesmas, pasar tradisional, sekolah, serta kawasan perkebunan yang selama ini hanya bisa dijangkau dengan perjuangan ekstra. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan aman hingga akhir pelaksanaan  mempertegas bahwa ketika TNI dan rakyat bergerak bersama, tidak ada medan yang terlalu berat untuk ditaklukkan.

 

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

 

#Produktif,

#Bhirawaaniraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Barnabas Sobor Resmi Gabung Desy Banteng FC, Jadi Magnet Baru Sepak Bola Banyuwangi

BANYUWANGI – Kabar menggembirakan sekaligus mengejutkan datang dari tim papan atas sepak bola Banyuwangi, Desy Banteng FC. Klub ini secara ...

Satresnarkoba Polres Tapsel Gagalkan Peredaran 3 Kg Ganja, Dua Pelaku Ditangkap Gunakan Becak Motor

TAPANULI SELATAN – Upaya peredaran narkotika jenis ganja seberat 3 kilogram berhasil digagalkan Polda Sumatera Utara melalui Satuan Reserse Narkoba ...

Upacara Persada Penuh Haru, Polres Cilegon Antar AKP Edi Darmawansyah dengan Kehormatan

Cilegon – Langit siang di TPU Warga PCI Blok D dan E, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon, menjadi saksi bisu iringan ...

Satbrimob Polda Banten Lakukan Pam Perayaan Hari Buruh Internasional May Day Tahun 2026

Serang - Satuan Brimob Polda Banten melaksanakan pengamanan Perayaan Hari Buruh Internasional May Day Tahun 2026 pada Minggu (03/05) Personel ...

Agus Flores: Wejangan Jokowi Jadi Pengingat Pentingnya Persatuan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum Wartawan Fast Respon dan Fast Respon Nusantara, R.Mas MH Agus Rugiarto Astrodiarjo, S.H., M.H., yang akrab ...

Lamban Tangani Orang Hilang, Jeritan Keluarga Korban atas Kinerja Pos SAR Raja Ampat

Raja Ampat, - Kinerja Pos SAR Raja Ampat menuai kritik tajam menyusul dugaan lambannya respons terhadap insiden orang hilang saat ...
error: Content is protected !!