BANGKALAN || timesmerahputih.com– Memasuki hari kelima wafatnya Almarhumah Hj. Sudaryati binti Khalifah, ibunda Robin, Ketua Komunitas Bangkalan Sapa Wartawan (Bangsawan), suasana duka masih terasa di tengah keluarga yang beralamat di Rong Delem, Kelurahan Kraton, Kecamatan Bangkalan, Kabupaten Bangkalan.
Tahlilan hari kelima digelar secara khidmat di kediaman almarhumah pada Minggu malam, 16 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga, kerabat, sahabat, serta sejumlah tokoh masyarakat dan komunitas untuk bersama-sama memanjatkan doa sekaligus memberikan penguatan moril kepada keluarga yang sedang berduka.
Tampak hadir Syaiful Anam, Ketua Perkumpulan Jurnalis Bangkalan (Pejalan), bersama Taufik Nurhidayat, Ketua Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB). Kehadiran keduanya menjadi bentuk empati, kepedulian, sekaligus penghormatan kepada keluarga almarhumah.
Dalam suasana penuh kekhidmatan, keluarga dan para tamu mengikuti rangkaian pembacaan Surah Yasin, tahlil, dzikir dan doa bersama. Doa dipanjatkan agar segala amal kebaikan almarhumah diterima Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosa, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya.
Syaiful Anam menyampaikan bahwa momentum tahlilan bukan sekadar berkumpul, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap insan bahwa kehidupan di dunia pada akhirnya akan kembali kepada Allah SWT.
“Kami turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga besar almarhumah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni segala kekhilafannya, serta memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Bagi keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan kesabaran, keikhlasan dan kekuatan dalam menerima takdir Allah SWT,” ujar Anam.
Menurutnya, kehadiran para sahabat dan komunitas di tengah keluarga yang sedang berduka merupakan bagian dari kepedulian sosial sekaligus wujud ukhuwah dan silaturahmi.
“Dalam ajaran Islam, ketika saudara kita mendapatkan musibah, sudah semestinya kita hadir untuk memberikan doa dan penguatan. Semoga silaturahmi ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua dan menjadi pengingat untuk senantiasa mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat,” imbuhnya.
Senada, Ketua FKPB Taufik Nurhidayat menyampaikan rasa duka cita sekaligus doa terbaik untuk almarhumah dan keluarga Robin.
“Kami datang dengan niat bersilaturahmi sekaligus mendoakan almarhumah. Semoga Allah SWT memberikan husnul khatimah, menerima amal ibadahnya dan menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan,” tutur Taufik.
Ia menambahkan, musibah kematian merupakan ketetapan Allah SWT yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia. Karena itu, menurutnya, yang dapat dilakukan oleh keluarga dan orang-orang yang masih hidup adalah memperbanyak doa serta amal kebaikan.
“Kehilangan orang yang kita cintai tentu bukan perkara mudah. Namun, kita percaya bahwa setiap yang bernyawa akan kembali kepada Allah. Mudah-mudahan doa dari keluarga, sahabat dan seluruh yang hadir menjadi bentuk cinta terakhir sekaligus amal yang terus mengalir untuk almarhumah,” tambahnya.
Tahlilan hari kelima tersebut turut dihadiri kerabat, tetangga, serta rekan-rekan seprofesi dari berbagai komunitas wartawan dan pemuda di Bangkalan.
Kehadiran mereka menjadi gambaran bahwa di tengah suasana duka, kepedulian, silaturahmi dan doa bersama tetap menjadi kekuatan bagi keluarga yang sedang kehilangan orang tercinta.
Semoga Almarhumah Hj. Sudaryati binti Khalifah mendapatkan rahmat dan ampunan Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, serta ditempatkan di jannatul firdaus. Sementara keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran, keikhlasan dan keteguhan iman. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
(Azis).











