Ketua Umum PATAS Bakungan Kecam Banner Demo 6 Mei, Nilai Narasi “Turunkan Bupati” Provokatif

Banyuwangi -Times Merah putih.com// Ketua Umum Karangtaruna Pemuda Atas Angin (PATAS) Kelurahan Bakungan Ardianshah Ananda mengecam keras adanya banner rencana demonstrasi pada tanggal 06 Mei 2026 pukul 10.00 WIB yang bertempat di depan Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) Banyuwangi. Apalagi didalam banner tersebut bertuliskan “Turunkan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi Yang Dibandari Ijon” dengan lima poin tuntutan yaitu:

1. Hentikan semua bentuk ijon proyek yang sangat menciderai praktek pemerintahan bersih dari KKN.

2. Pencabutan SE Sekda terkait pembatasan jam operasional toko modern atau waralaba.

3. Segera bangun jembatan Sarongan Kandangan yang sudah dua tahun mangkrak.

4. Segera tertibkan para pengemplang pajak hotel dan restoran senilai Rp. 400 miliar.

5. segera lakukan perbaikan lingkungan Muncar karena ribuan masyarakat terinfeksi ISPA akut, dimana potensi perikanan mencapai 15 trilyun pertahun.

“Menggelar aksi demo untuk mengkritisi sebuah kebijakan merupakan hal yang dibenarkan dalam sistem negara demokrasi. Namun adanya tulisan turunkan bupati dan wakil bupati merupakan upaya provokatif yang menyesatkan masyarakat,” Ucap Ardianshah Ananda kepada awakmedia Kamis, 30 April 2026.

Alumni Politeknik Negeri Malang Jurusan Teknologi Informasi menjelaskan kebebasan berpendapat tidak boleh dijadikan dalih oleh pihak manapun untuk menyebarkan informasi yang belum tentu kebenarannya. Karena menurutnya, narasi yang digiring di ruang publik berkaitan dengan ijon proyek harus dibuktikan secara data bukan hanya asumsi semata.

“Kami tidak menentang pihak manapun untuk melakukan aksi, namun banner provokatif turunkan bupati dan wakil bupati itu bisa dikatagorikan tindakan inskonstitusional. Syarat mutlak untuk menurunkan kepala dareah diatur di UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, tidak bisa bisa asal demo kemudian viral terus turun begitu saja,” Urainya.

Salah satu pendiri Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) Abisatya Bumandhala POLINEMA ini mendesak jajaran Polisi Resort Kota (POLRESTA) Banyuwangi untuk segera mengambil tindakan hukum terhadap oknum-oknum yang dinilai melakukan upaya untuk mengganggu kondusifitas wilayah. Ia mengingatkan kritik dan kontrol sosial tetap diperlukan dalam sistem demokrasi, namun tetap dalam koridor hukum maupun mekanisme yang berlaku.

“Kami berharap kepada semua pihak untuk tidak terpancing atau terprovokasi dengan ajakan demo turunkan Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi. Mari bersama-sama kita jaga kondusifitas Banyuwangi, jangan sampai kita hanya digunakan alat kepentingan oleh oknum-oknum tertentu untuk kepentingan saja,” Pungkasnya.

Terakhir Ardi sapaan akrabnya yang merupakan kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini menunggu perkembangan dari kelompok yang mengatasnamakan sebagai elemen perlawanan terhadap “pengijon” apakah tetap melakukan aksi demo di tanggal yang tertera di banner tersebut.

“Kita tunggu perkembangan kedepannya, intinya kami siap jika untuk kondusifitas Banyuwangi,” Singkatnya.

Reporter NURSALIM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!