Ketum PWFRN Agus Flores: Tambang Ilegal di Magelang Sudah Terlanjur Parah, Kapolri Diminta Nonaktifkan Kapolresta

Magelang –Times Merah putih.com//Ketua Umum PWFRN, Agus Flores, melontarkan kritik tajam terkait maraknya dugaan praktik tambang ilegal di wilayah Kabupaten Magelang. Ia bahkan secara terbuka meminta Listyo Sigit Prabowo untuk menonaktifkan Kapolresta Magelang Kabupaten karena dinilai gagal mengendalikan situasi yang kian tak terkendali.

Menurut Agus, kondisi di lapangan sudah “terlanjur parah” dan tak bisa lagi ditutup-tutupi. Ia mengaku menemukan sejumlah kejanggalan serius yang seharusnya bisa dengan mudah dideteksi aparat penegak hukum jika bekerja secara cermat dan profesional.

IUP Ada, Houling Tidak Dipakai

Temuan pertama yang disoroti adalah adanya perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), namun tidak menggunakan jalur houling sebagaimana tercantum dalam persyaratan perizinan.

“Ketika mengurus izin, persyaratan houling itu ada. Tapi fakta di lapangan, jalur houling tersebut tidak dipakai. Ini pelanggaran serius. Kalau Polres jeli dan tegas, operasi seperti ini seharusnya sudah dihentikan,” tegas Agus.

Ia menilai pembiaran terhadap praktik tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan, bahkan membuka ruang dugaan adanya permainan di balik layar.

Hanya Koperasi Ngudi Lestari Punya Houling
Koperasi Ngudi Lestari disebut sebagai satu-satunya pihak yang memiliki jalur houling resmi. Sementara perusahaan lain, menurut Agus, tetap menjalankan aktivitas angkut hasil tambang tanpa jalur houling yang sah.

“Kalau hanya satu yang punya houling resmi, lalu yang lain lewat mana? Ini pertanyaan sederhana tapi krusial. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tumpul ke atas,” ujarnya.

Enam Alat Tambang Beroperasi di Luar IUP OP

Temuan lain yang tak kalah mencolok adalah keberadaan enam unit alat berat yang sebelumnya sudah diminta untuk diturunkan karena beroperasi di luar wilayah IUP Operasi Produksi (OP). Namun, kata Agus, alat-alat tersebut kini kembali beroperasi di lokasi yang sama dan tetap di luar titik koordinat izin.

“Ini jelas pelanggaran. Sudah pernah ditegur, sudah pernah diminta turun, tapi kembali bekerja di lokasi yang sama. Artinya apa? Ada yang berani menjamin mereka?” sindirnya tajam.

Desak Evaluasi Total dan Tindakan Tegas

Agus menegaskan bahwa persoalan ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan potensi tindak pidana pertambangan yang merugikan negara dan merusak lingkungan.

Ia mendesak Kapolri untuk segera melakukan evaluasi total terhadap jajaran di wilayah hukum Magelang, termasuk mempertimbangkan penonaktifan Kapolresta sebagai bentuk tanggung jawab komando.

“Kalau dibiarkan, ini jadi preseden buruk. Negara dirugikan, lingkungan hancur, masyarakat jadi korban. Jangan tunggu viral atau jatuh korban baru bergerak,” tegasnya.

PWFRN, lanjut Agus, siap menyerahkan seluruh data dan temuan lapangan kepada Mabes Polri agar dilakukan penyelidikan menyeluruh dan transparan.

Kasus tambang di Magelang ini kini menjadi sorotan serius. Publik menunggu, apakah aparat berani bersikap tegas, atau justru kembali membiarkan praktik yang diduga melanggar hukum terus berjalan tanpa sentuhan hukum yang berarti.

Reporter ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

MAKI Jatim Inisiasi “Rumah Besar” Ekonomi Kreatif: Menyatukan Talenta, Menggerakkan Ekonomi, dan Mengantarkan Jawa Timur Menjadi Pusat Industri Kreatif Nasional

SURABAYA, 30 Mei 2026 – Di tengah perubahan besar perekonomian dunia yang semakin bertumpu pada kreativitas, inovasi, dan teknologi, Jawa ...

Banyuwangi 14 Kali Berturut-Turut Pertahankan WTP dari BPK

BANYUWANGI –Times Merah putih.com//Transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan Kabupaten Banyuwangi, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa ...

Surabaya Kembali Disorot, Dugaan TPPO Anak di Gion Spa Perkuat Citra Jawa Timur sebagai Titik Rawan Perdagangan Orang

Surabaya – Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret nama Surabaya dan Jawa Timur ke dalam sorotan nasional. Kasus ...

*Tindak Tegas Premanisme! Polresta Banyuwangi Amankan Komplotan Pemuda Bersajam di Blimbingsari*

Banyuwangi –Times Merah putih.com//Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi melalui Unit Reskrim Polsek Rogojampi mengambil tindakan tegas terukur terhadap segala ...

Tambah Experience, Wisatawan ke Banyuwangi Disuguhkan Minuman dan Kudapan Lokal

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Keelokan alam Banyuwangi menjadi salah satu alasan wisatawan untuk menghabiskan liburannya ke kota berjuluk Sunrise of ...

Bermitra dengan UMKM Lokal, Kuliner Khas Banyuwangi Jadi Menu Baru di Kereta Api

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Para penumpang kerata api kini dapat menikmati menu kuliner khas Banyuwangi. Bermitra dengan pelaku UMKM lokal, ...
error: Content is protected !!