Mahasiswa Tagih Janji Ketua Pansus, RDP Raperda Trantibum Belum Jelas Setelah 1,5 Bulan

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Banyuwangi menagih janji Ketua Panitia Khusus (Pansus) DPRD Banyuwangi terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat (Trantibum Linmas). Pasalnya, hingga lebih dari satu setengah bulan sejak surat permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) diajukan, mahasiswa mengaku belum mendapatkan kepastian jadwal maupun perkembangan pembahasan raperda tersebut.

Biro Aksi dan Advokasi Kabinet ANTARA BEM Untag Banyuwangi, Al Ma’arif, mengatakan pihaknya telah mengajukan surat RDP untuk meminta penjelasan terkait progres pembahasan Raperda Trantibum Linmas, termasuk pengaturan jam operasional toko ritel. Namun, hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas dari Pansus DPRD Banyuwangi.

“Kami hanya ingin memastikan progres pembahasan raperda dan kapan RDP bisa dilaksanakan. Sampai sekarang belum ada kepastian, padahal surat sudah diajukan lebih dari satu bulan setengah,” ujar Al Ma’arif.

Menurutnya, surat permohonan tersebut telah diterima dan didisposisi oleh Ketua DPRD Banyuwangi kepada Pansus yang membahas Raperda Trantibum Linmas. Karena belum adanya kejelasan, mahasiswa merasa aspirasi mereka seolah diabaikan.

Bahkan, mahasiswa meminta Badan Kehormatan (BK) DPRD Banyuwangi memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut. Mereka menilai anggota dewan seharusnya memberikan kepastian kepada publik, terutama kepada mahasiswa yang ingin berpartisipasi dalam proses pembentukan regulasi daerah.

Menanggapi hal itu, Ketua Pansus Raperda Trantibum Linmas DPRD Banyuwangi, Zaki Al Mubarok, membantah bahwa pihaknya mengabaikan aspirasi mahasiswa. Ia mengapresiasi kepedulian mahasiswa, khususnya BEM Untag Banyuwangi, terhadap pembahasan raperda tersebut.

“Terima kasih banyak atas kepedulian dari mahasiswa, terkhusus BEM Untag Banyuwangi,” kata Zaki saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, surat dari mahasiswa memang telah diterima dan nantinya BEM Untag akan dilibatkan dalam public hearing bersama pihak-pihak lain yang juga menyampaikan masukan terkait Raperda Trantibum Linmas.

Namun, menurut Zaki, pembahasan raperda saat ini masih berada pada tahap awal sehingga belum memasuki fase public hearing maupun RDP.

“Pembahasan Raperda Trantibum Linmas masih sampai Pasal 10, sehingga belum memungkinkan untuk diadakan public hearing, karena idealnya dilakukan pada fase 90 persen pembahasan,” ujarnya.

Zaki menegaskan tidak ada niat dari Pansus untuk mengabaikan aspirasi mahasiswa. Menurutnya, masukan dari kalangan akademisi justru menjadi bagian penting dalam penyusunan regulasi.

“Aspirasi mahasiswa sebagai elemen penting pembahasan raperda ini sangat kami butuhkan dan wajib diberikan ruang,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa secara personal telah berupaya menghubungi Al Ma’arif untuk menjelaskan adanya miskomunikasi terkait jadwal RDP. Namun, upaya komunikasi tersebut belum mendapatkan respons.

Lebih lanjut, ia menyebut pelaksanaan RDP atau public hearing akan dijadwalkan dengan mempertimbangkan agenda persidangan yang disusun oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Banyuwangi dan perkembangan pembahasan Raperda Trantibum Linmas.

Meski demikian, mahasiswa berharap DPRD Banyuwangi segera memberikan kepastian jadwal dan perkembangan pembahasan Raperda Trantibum Linmas secara terbuka agar tidak menimbulkan kesan bahwa aspirasi publik diabaikan.

Redaksi ( NURSALIM )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

2.000 Peserta Hadiri Kopdar Layang-Layang se-Madura, P3 Muda Jatim Sukses Gelar Pendidikan Politik di Bangkalan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Suasana meriah menyelimuti Desa Ko'ol, Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. Sebanyak 2.000 peserta tumpah ruah menghadiri ...

Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi Bersama Bapanas RI Cek Stok dan Harga Beras di Kabupaten Banyuwangi 

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polresta Banyuwangi bersama Badan Pangan Nasional ...

GANDRUNG, KREATIVITAS, DAN MASA DEPAN: SEBUAH IKHTIAR MAKI JATIM MEWARISKAN IDENTITAS BUDAYA KEPADA GENERASI EMAS BANYUWANGI

BANYUWANGI, 30 Oktober 2026 – Di tengah kemeriahan gelaran The Biggest Culture of Jatim with UKM/UMKM & Ekraf Fiesta 2026 ...

Hasil Maksimal! Panen Jagung Maxxi di Burneh Bangkalan Tembus 11,36 Ton Per Hektare dengan Pupuk Sekali

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat petani jagung di Kabupaten Bangkalan patut diapresiasi. Kelompok Tani (Poktan) Ngarokse Tane I di Desa Lobuk, ...

Heru Satriyo Buka Kegiatan The Biggest Culture of Jatim Bersama MAKI Jatim, Pancoran Grup Perkuat Sinergi Sosial

BANYUWANGI – Ketua Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur, Heru Satriyo, membuka kegiatan kebersamaan The Biggest Culture of Jatim ...

Jaga Kamtibmas Kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan Gelar Patroli Dialogis di Kawasan Kampus UTM

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Sat Samapta Polres Bangkalan ...
error: Content is protected !!