Owner PT Cahaya Pers Group: Pergantian Kapolri Harus Jadi Momentum Reformasi Total Kelembagaan

JEMBER — Pergantian kepemimpinan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) diharapkan tidak sekadar menjadi pergantian figur, tetapi menjadi momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan kelembagaan secara menyeluruh.

Owner PT Cahaya Pers Group, Selamet Solichin atau yang akrab disapa Mbah Semar, menilai kepemimpinan baru Polri menghadapi tantangan besar untuk memperkuat profesionalitas, transparansi, akuntabilitas serta kepercayaan masyarakat.

Menurutnya, reformasi Polri harus menyentuh sistem, tata kelola, pengawasan dan budaya kerja, bukan berhenti pada perubahan struktur atau pergantian jabatan.

“Pergantian Kapolri harus menjadi momentum untuk memperkuat pembenahan sistem. Polri harus semakin profesional, transparan dan akuntabel. Setiap kewenangan yang diberikan negara harus dijalankan sesuai hukum dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat,” ujar Mbah Semar. Jum’at (2/10)

Mbah Semar menegaskan bahwa penguatan pengawasan menjadi salah satu agenda penting dalam pembenahan kelembagaan Polri.

Menurutnya, mekanisme pengawasan yang efektif diperlukan untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan sekaligus memastikan setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan dan kode etik.

“Reformasi jangan berhenti pada pergantian figur. Yang harus diperkuat adalah sistem pengawasan, integritas personel dan budaya kerja. Kewenangan yang besar harus diikuti tanggung jawab dan pengawasan yang kuat,” katanya.

Ia juga menilai institusi kepolisian harus terbuka terhadap kritik sebagai bagian dari proses perbaikan.

“Institusi yang kuat bukan institusi yang tertutup terhadap kritik. Justru institusi yang kuat adalah institusi yang mampu menerima kritik, melakukan evaluasi dan terus memperbaiki diri,” tegasnya.

Selamet mengatakan Polri merupakan institusi negara yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan dan profesionalitas penegakan hukum menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik.

“Kepercayaan masyarakat tidak dibangun hanya melalui slogan, tetapi melalui tindakan nyata. Pelayanan harus adil, penegakan hukum harus profesional, dan masyarakat harus mendapatkan kepastian serta perlakuan yang sama di hadapan hukum,” ujarnya.

Menurutnya, reformasi juga perlu diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi, transparansi serta sistem pengawasan yang semakin efektif.

Mbah Semar menekankan bahwa reformasi kelembagaan bukan berarti melemahkan Polri. Sebaliknya, pembenahan justru diperlukan agar Polri semakin kuat dalam menjalankan tugasnya.

“Kita membutuhkan Polri yang kuat dalam menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Tetapi kekuatan itu harus berdiri di atas hukum, profesionalitas dan integritas. Jangan sampai kewenangan negara berjalan tanpa kontrol,” katanya.

Ia berharap kepemimpinan baru Polri mampu menjadikan momentum perubahan sebagai kesempatan untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus meningkatkan kualitas hubungan dengan masyarakat.

“Harapan masyarakat sebenarnya jelas: ingin mendapatkan rasa aman, pelayanan yang baik dan penegakan hukum yang profesional. Karena itu, reformasi harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” pungkas Mbah Semar

Bagi Owner PT Cahaya Pers Group, keberhasilan reformasi Polri pada akhirnya tidak hanya diukur dari perubahan struktur maupun pergantian pimpinan, tetapi dari perubahan nyata dalam profesionalitas, integritas, pengawasan, pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Tiga Mahasiswa UTM Jadi Korban Begal, Kabid PTKP HMI Desak Polres Bangkalan Bergerak

Ket Foto:  dokumentasi Arrinal Haq Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Kepemudaan (PTKP) HMI Komisariat Ilmu Pendidikan UTM BANGKALAN – ...

Rutinitas Apel Setiap Pagi SMKN 1 Tanjungbumi Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Siswa

BANGKALAN — SMK Negeri 1 Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menerapkan kegiatan apel pagi sebagai bagian dari pembiasaan positif untuk ...

Pelantikan Anggota BPD Desa Dadapan Periode 2026–2034, Pemdes Berharap Sinergi untuk Kemajuan Desa

BANYUWANGI, -TIMES MERAH PUTIH.COM // Pemerintah Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan anggota ...

Perkara Inisial Akh di Polresta Sidoarjo Disorot, Kecukupan Alat Bukti dan Kepastian Hukum Harus Menjadi Prioritas

SIDOARJO, 27 Oktober 2026 – Penanganan perkara yang melibatkan seseorang berinisial AKH di Polresta Sidoarjo menjadi perhatian dalam konteks penegakan ...

Oknum Kades di Bangkalan Diduga Aniaya Perawat Saat Bertugas, Dinkes dan PPNI Sepakat Tempuh Jalur Hukum

BANGKALAN || TimesMerahPutih.com– Dugaan tindak kekerasan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) kembali mencoreng dunia pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan. Seorang perawat ...

Sambut Kapolresta Baru, Pemkab dan Elemen Masyarakat Banyuwangi Siap Perkuat Sinergitas 

BANYUWANGI, -Times Merah putih.com//Momen pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Senin ...
error: Content is protected !!