Perbaikan Jalan Tunjung-Binoh Ruas Pasar Tonaan Belum Terealisasi, Warga Pertanyakan Komitmen, PUPR: Penyedia Masih Menunggu Antrian AMP

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Janji Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melanjutkan perbaikan Jalan Tunjung – Binoh, khususnya di ruas Pasar Tonaan, hingga 18 September 2026 belum terealisasi.
Sebelumnya, pada tanggal 23 Agustus 2026 Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangkalan, Rizal Mardiansyah, ST., MT., menyatakan pengerjaan ditargetkan mulai September 2026 sebagai bagian dari program Perbaikan Lanjutan Jalan Tunjung – Binoh.
Namun hingga saat ini kondisi jalan di sekitar Pasar Tonaan masih rusak, berlubang, dan membahayakan pengendara. Warga pun mulai mempertanyakan komitmen pemerintah daerah.
Salah satu tokoh masyarakat Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Ryn, mengatakan warga sempat berharap perbaikan segera dimulai sesuai janji dinas.
“Kami sudah senang waktu dengar kabar September mau dikerjakan. Tapi sampai sekarang belum ada tanda-tanda alat berat masuk. Lubang-lubang di jalan Pasar Tonaan malah makin dalam,” keluh Ryn, Jumat (18/09/2026).
Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital perekonomian warga dan jalur distribusi hasil pertanian. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut dinilai menghambat aktivitas dan rawan kecelakaan, terutama saat musim hujan.
Warga meminta Dinas PUPR Bangkalan memberikan kepastian jadwal secara terbuka. Sembari menunggu perbaikan permanen, warga juga meminta dipasang rambu peringatan di titik-titik rawan.
“Kami tidak menolak jika ada kendala anggaran atau teknis. Tapi tolong sampaikan ke warga secara terbuka. Jangan sampai janji tinggal janji,” tegas Ryn.
Saat dikonfirmasi ulang melalui pesan WhatsApp, Kepala Dinas PUPR Bangkalan, Rizal Mardiansyah, ST., MT., menjelaskan bahwa proyek tersebut sudah memiliki Surat Perintah Kerja (SPK).
“Saya cek, mungkin masih nunggu antrian AMP-nya, saya hubungi penyedia ya,” ujar Rizal, 15/09/2026.
Lebih lanjut Rizal menegaskan, “Ini sudah SPK tanggal 1 September, barusan saya konfirmasi ke penyedia, dia masih menunggu antrian AMP. Itu klarifikasi dari saya.” Tegasnya, Jum’at (18/09/2026).
Hingga berita ini ditayangkan, warga berharap Pemkab Bangkalan segera menepati komitmennya agar akses transportasi dan roda perekonomian di sekitar Pasar Tonaan dapat kembali normal tanpa hambatan.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Ketua Pejalan Bangkalan Syaiful Anam Ikuti UKW Kompas Media dan Google di Surabaya

SURABAYA, timesmerahputih.com – Komitmen meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalistik terus menjadi bagian penting dalam perjalanan insan pers di daerah. Hal ...

Mengetuk Pintu Langit, Petugas dan Warga Binaan Lapas Banyuwangi Gelar Salat Istisqa

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Di tengah kondisi kemarau yang membuat hujan semakin jarang turun, petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan ...

FKPB Gelar Diskusi Pendidikan Dengan Tema “Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2026 Dari Sekolah Untuk Sekolah”

BANGKALAN || timesmerahputih.com-Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) menggelar diskusi pendidikan yang berfokus pada transparansi program bantuan pemerintah bidang pendidikan. Diskusi ...

FKPB Gelar Diskusi Pendidikan Dengan Tema “Revitalisasi Sekolah Tahun Anggaran 2026 Dari Sekolah Untuk Sekolah

Ket photo: Kegiatan Diskusi Pendidikan Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) BANGKALAN -TIMES MERAH PUTIH| Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) menggelar ...

Terima Kunjungan Mahasiswa Magister PSDM Unair, Wabup Bangkalan: Bangkalan Terbuka untuk Dunia Usaha dan Investasi

BANGKALAN || timesmerahputih.com – Kabupaten Bangkalan menerima kunjungan akademik dan budaya dari mahasiswa Program Studi Magister Pengembangan Sumber Daya Manusia ...

MAKI Jatim Desak KPK Bongkar Rantai Gratifikasi Bea Cukai: Jangan Berhenti pada “Kambing Hitam”

SURABAYA, 19 September 2026 — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ...
error: Content is protected !!