Banyuwangi – Timesmerahputih.com | Satpolairud Polresta Banyuwangi mengevakuasi mayat dari perairan Melaties Tanjungwangi Kabupaten Banyuwangi, Minggu (16/08/2026) pukul 08.00 WIB.
Saat ditemukan dan anggota tiba dilokasi, mayat dalam keadaaan posisi tengkurap mengambang memakai kaos lengan panjang warna biru dan celana hitam, kondisi sudah membengkak dan dengan warna kulit sudah memutih.
Kasatpol Airud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi melalui Kanit kasubnit Lidik Sat Polairud Polresta Banyuwangi Aiptu Erman Wahyudi , S.H mengatakan, penemuan mayat di tengah laut berawal dari laporan nelayan ke Kasat Sat Polairud Polresta Banyuwangi Kompol Muchammad Wahyudi yang melaporkan ada sesosok mayat yang terapung di perairan Melaties Tanjungwangi.
Setelah mendapatkan informasi tersebut Kompol M. Wahyudi langsung memerintahkan anggotanya untuk mendatangi sekaligus mengevakuasi mayat tersebut ke darat.
Dengan menggunakan Kapal Polisi nomor lambung KP X-1055, Kasubnit Lidik Sat Polairud Polresta Banyuwangi Aiptu Erman Wahyudi bersama 3 anggotanya berangkat ke tengah perairan Melaties Tanjungwangi Kabupaten Banyuwangi sesuai titik koordinat yang diberikan.
“Saat melakukan evakuasi personil Sat Polairud Polresta Banyuwangi mengalami kesulitan mengangkat mayat ke atas kapal karena seluruh mayat membengkak dengan warna kulit sudah memutih,” jelas Erman.
Mayat yang tidak diketahui identitasnya tersebut sudah di bawa ke RSUD Blambangan Banyuwangi oleh petugas Dokkes Polresta Banyuwangi menggunakan Ambulans untuk dilakukan otopsi.
Setelah penemuan mayat, piket Mako Sat Polairud Polresta Banyuwangi langsung menghubungi satuan-satuan Polairud jajaran yang berada di garis pantai Banyuwangi untuk memudahkan pencarian identitas mayat dan keluarga yang bersangkutan.
Aiptu Erman berpesan kepada seluruh masyarakat, untuk melaporkan jika ada yg kehilangan keluarga ke Satpolairud atau langsung ke Polresta dan ataupun Polsek sekitar.
Ar











