BANGKALAN || timesmerahputih.com— Polemik antara pemerintah desa dan pendamping kecamatan di Kabupaten Bangkalan kembali mencuat ke permukaan. Kali ini, Pendamping Kecamatan Kwanyar menjadi sorotan setelah memilih bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait pernyataan Kepala Desa Pesanggrahan.
Sikap Bungkam Pendamping Kecamatan Kwanyar Picu Dugaan Benarnya Pernyataan Kades Pesanggrahan

.
Sikap tidak merespons tersebut justru memunculkan dugaan kuat di masyarakat bahwa apa yang disampaikan Kades Pesanggrahan melalui media sosialnya adalah benar.
Sebelumnya, Kades Pesanggrahan mengunggah pernyataan di akun TikTok pribadinya. Dalam video itu ia menyoroti kinerja pendamping kecamatan yang menurutnya selama ini belum pernah memberikan klarifikasi yang rasional, transparan, dan solutif.
Unggahan dengan akun tiktok atas nama @Klebunrontak tersebut langsung viral dan menuai banyak komentar dari warga Kecamatan Kwanyar.
Saat dihubungi awak media untuk meminta tanggapan, Pendamping Kecamatan Kwanyar tidak memberikan jawaban. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak yang bersangkutan.
“Sikap bungkam ini justru semakin menguatkan dugaan masyarakat bahwa apa yang disampaikan Kades Pesanggrahan itu benar adanya,” ujar salah satu warga, Selasa (12/08/2026).
Kasus ini kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Kwanyar. Sejumlah tokoh masyarakat dan pemuda mendesak instansi terkait di tingkat kabupaten segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan meminta klarifikasi terbuka dari pendamping kecamatan.
Transparansi dan keterbukaan informasi dinilai penting agar tidak terjadi penggiringan opini yang merugikan salah satu pihak, serta demi menjaga kondusifitas tata kelola pemerintahan di tingkat desa dan kecamatan.
Hingga berita ini dipublikasikan, awak media masih terus berupaya menghubungi Pendamping Kecamatan Kwanyar dan instansi terkait untuk mendapatkan hak jawab dan keseimbangan pemberitaan.
(Azis).










