BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menegaskan pentingnya pemutakhiran, validasi, dan sinkronisasi data kependudukan dalam mendukung berbagai program pemerintah, khususnya Program Universal Health Coverage (UHC).
Hal tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada Sosialisasi dan Pelatihan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Non Desil di Kecamatan Tanah Merah dan Kecamatan Burneh, Selasa (8/7/2026). Kegiatan ini diikuti operator SIKS-NG desa, Camat, PKH, dan perangkat daerah terkait.
Menurut Wabup, kualitas program pemerintah sangat ditentukan oleh kualitas data yang dimiliki. Karena itu, pemerintah daerah dan pemerintah desa harus bersinergi menghadirkan data yang valid dan akurat.
“Data tersebut nantinya akan terintegrasi dalam DTSEN yang akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran serta mendukung keberlanjutan program-program prioritas pemerintah, termasuk UHC,” tegas Wabup.
Selain itu Wabup menjelaskan, pemutakhiran data memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan Program UHC yang menjamin layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Bangkalan.
“Saat ini Pemkab Bangkalan menghadapi tantangan setelah sekitar 110 ribu kepesertaan BPJS dinonaktifkan pemerintah pusat. Sementara itu sekitar 67 ribu warga belum masuk dalam klasifikasi desil kemiskinan yang menjadi syarat pembiayaan BPJS melalui APBN.”Jelasnya.
Wabup juga menyampaikan, aturan pemerintah pusat menetapkan bahwa hanya warga pada Desil 1 hingga 5 yang biaya BPJS-nya ditanggung oleh pusat (APBN). Warga yang tidak memiliki desil secara otomatis gugur dari tanggungan pusat.
Untuk itu, Wabup meminta operator SIKS-NG dan pendamping PKH aktif melakukan verifikasi dan validasi data di lapangan agar masyarakat yang berhak dapat kembali terakomodasi dalam sistem dan memperoleh jaminan kesehatan.
“Kami berharap dengan percepatan pemutakhiran DTSEN Non Desil ini, warga Bangkalan yang benar-benar membutuhkan dapat kembali terdaftar dan terlindungi oleh program kesehatan nasional.”pungkasnya.
(Azis).










