Raden Teguh “Program MBG Harus Diaudit, Banyuwangi Tak Boleh Jadi Ladang Penyimpangan”

Banyuwangi – Timesmerahputih.com | Aktivis Filsafat Logika Berpikir, Raden Teguh Firmansyah, melontarkan kritik paling keras terhadap program MBG yang dinilainya sebagai kebijakan bermasalah yang berpotensi membuka ruang korupsi sekaligus mempertaruhkan kesehatan anak-anak.

Dalam pernyataan tegasnya, Raden Teguh menyebut program tersebut sebagai kebijakan yang secara logika publik “cacat sejak dalam desainnya” apabila tidak disertai transparansi total dan pengawasan independen.

“Setiap program berbasis anggaran besar tanpa pengawasan ketat adalah pintu masuk korupsi. Itu hukum logika kekuasaan. Jangan bungkus kelemahan sistem dengan slogan ‘bergizi’ jika pengelolaannya tidak bersih,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa klaim makanan bergizi tidak cukup hanya dengan label dan seremonial. Tanpa uji kualitas yang terbuka dan akuntabilitas distribusi yang jelas, menurutnya, program tersebut bisa menjadi ancaman kesehatan.

“Anak-anak tidak butuh pencitraan. Mereka butuh kualitas nyata. Jika kualitas tak terjamin, maka yang disebut gizi bisa berubah menjadi risiko. Ini bukan sekadar soal makan, ini soal masa depan generasi,” ujarnya lantang.

Raden Teguh juga menyatakan bahwa pembiaran terhadap sistem yang lemah sama saja dengan membiarkan potensi penyimpangan tumbuh subur. Ia mendesak pemerintah daerah untuk tidak berlindung di balik narasi populis.

“Saya meminta gerbang program MBG di Banyuwangi ditutup sampai ada audit menyeluruh dan transparansi total. Jangan jadikan anak bangsa sebagai tameng proyek. Jika niatnya baik, buktikan dengan sistem yang bersih,” tegasnya.

Masih kata Reden dengan dengan ketegasannya dihadapan para wartawan

“Banyuwangi harus bersih. Jangan wariskan pada generasi muda program yang lebih banyak menyisakan tanda tanya daripada manfaat,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!