Era Digital Perpustakaan Rungkut Tetap Diminati

SURABAYA – Di era teknologi digital yang semakin mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, posisi perpustakaan masih tak tergantikan. Buktinya, Perpustakaan Umum Kota Surabaya masih digemari warga, mulai dari kalangan remaja hingga dewasa. Hal ini karena perpustakaan tersebut menyediakan fasilitas yang cukup lengkap dan nyaman bagi pengunjung.

Saat awak media mengunjungi Perpustakaan Umum Kota Surabaya pada Sabtu (16/05/2026), suasana perpustakaan terlihat cukup ramai. Tak hanya pelajar dan mahasiswa, masyarakat umum juga banyak yang datang ke gedung perpustakaan yang beralamat di Jalan Rungkut Asri Tengah No. 5–7 Surabaya, tepatnya di depan SMA Negeri 17 Surabaya.

Pemandangan di berbagai sudut ruangan menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Mereka datang dengan berbagai tujuan, mulai dari mencari referensi, menyalurkan hobi membaca, hingga mengerjakan tugas sekolah maupun pekerjaan kantor.

Tingginya minat masyarakat untuk berkunjung menjadi bukti bahwa di era digital, ketika literasi begitu mudah diakses melalui gawai, keberadaan perpustakaan tetap memiliki tempat tersendiri. Sebagai jendela ilmu, perpustakaan tetap menjadi ruang pengetahuan yang luas dan tak ternilai.

Namun di kota besar seperti Surabaya, minat baca masyarakat masih menjadi tantangan. Di tengah perkembangan teknologi dan budaya digital, membaca buku perlahan mulai tersisih oleh hiburan instan yang lebih mudah diakses. Rendahnya budaya membaca ini menjadi perhatian serius dalam upaya membangun masyarakat yang berdaya saing tinggi.

Fenomena tersebut menjadi salah satu alasan Pemerintah Kota Surabaya terus menghadirkan berbagai fasilitas literasi untuk masyarakat. Perpustakaan Kota Surabaya kini tersebar di berbagai titik kota. Terdapat dua perpustakaan utama, yakni perpustakaan di Rungkut dan perpustakaan di Balai Pemuda Surabaya. Selain itu, fasilitas literasi juga hadir di balai RT, RW, kelurahan, hingga taman baca yang tersebar di 31 kecamatan di Surabaya.

Perpustakaan Kota Surabaya Rungkut didirikan pada tahun 1997 dan menjadi salah satu ikon budaya literasi di Kota Pahlawan. Perpustakaan ini merupakan perpustakaan pertama milik Pemerintah Kota Surabaya. Berlokasi di Jalan Rungkut Asri Tengah No. 5–7 Surabaya, perpustakaan ini buka pada Senin–Kamis pukul 07.30–16.00 WIB, serta Jumat–Sabtu pukul 07.30–15.00 WIB.

*Berbagai program literasi juga rutin dan gratis diselenggarakan untuk mendukung visi dan misi perpustakaan. Program tersebut meliputi literasi baca tulis, kelas bercerita, menulis, hingga bahasa Inggris. Selain itu, kegiatan wisata buku yang diadakan di perpustakaan juga dinilai mampu meningkatkan minat baca masyarakat Surabaya.*

Salah satu pengunjung, Cipta Qowiyun Syawalin, mengaku nyaman mengerjakan tugas di perpustakaan tersebut.

“Tempat ini nyaman karena kebersihannya terjaga dan mudah diakses,” ujar Cipta.

Sementara itu petugas pelayanan di ruang anak Novita Rully Anggraeny saat ditemui media berharap seluruh lapisan masyarakat di Surabaya dapat memanfaatkan perpustakaan ini untuk meningkatkan budaya literasi dan menambah pengetahuan

“Semoga kehadiran perpustakaan yang telah disediakan oleh Pemerintah Kota Surabaya ini dapat dimanfaatkan dan dinikmati dengan baik oleh seluruh lapisan masyarakat. Kehadiran perpustakaan bukan hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga menjadi ruang belajar, berbagi pengetahuan, serta meningkatkan budaya literasi di tengah perkembangan era digital saat ini.”pungkas Novita Rully Anggraeny

(Redho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Bangunan SDN Konang 4 Roboh, BEM KM STKIP PGRI Bangkalan Nilai Negara Gagal Melindungi Hak Dasar Pendidikan

BANGKALAN|Times Merah Putih.Com-Robohnya bangunan SDN Konang 4, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan, menjadi sorotan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) ...

Kepsek SDN Kraton 3 Bangkalan Bantah Adanya Kewajiban Beli Buku, Sebut Itu Inisiatif Wali Murid

BANGKALAN | TIMES MERAH PUTIH.COM– Polemik dugaan pembebanan pembelian buku pelajaran dan pengelolaan Dana BOS di UPTD SD Negeri Kraton ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti beragam kompetisi. Hal ini sebagai bagian ...

Dana BOS SDN Kraton 3 Dipertanyakan, Ketua Pejalan: Program Wajib Belajar Jangan Sampai Berujung Beban bagi Orang Tua

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polemik dugaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPTD SD Negeri Kraton 3 Bangkalan terus ...
error: Content is protected !!