Bupati Ipuk Apresiasi Dakwah Kemanusian yang Dicanangkan Aisiyah

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengapresiasi spirit dakwah kemanusiaan yang dicanangkan oleh Aisiyah. Hal tersebut disampaikan dalam peringatan miladnya ke-109 yang digelar Pimpinan Daerah Aisiyah Kabupaten Banyuwangi di SMK Muhammadiyah 2, Genteng, Banyuwangi.

“Dakwah kemanusiaan yang dicanangkan oleh Aisiyah ini adalah spirit yang patut didukung oleh kita semua. Nilai-nilai luhur keislaman harus dirasakan oleh seluruh umat manusia tanpa dibatasi sekat apapun,” ungkap Ipuk yang hadir secara virtual.

Dakwah yang inklusif tersebut, lanjut Ipuk, selaras dengan tujuan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi yang berorientasi pada kesejahteraan bersama. Di antaranya dengan menekan angka kemiskinan serendah mungkin. “Kami berharap Aisiyah dan keluarga besar Muhammadiyah di Banyuwangi lainnya, untuk bersama-sama mengurangi angka kemiskinan di Banyuwangi,” ajaknya.

Angka kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi, papar Ipuk, dari tahun ke tahun terus berkurang. Berdasarkan data BPS per Oktober 2025, angka kemiskinan di Banyuwangi tercatat 6,13 persen. Mengalami penurunan 0,41 poin dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Begitupula Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) juga turun 0,03 poin menjadi 0,41.

“Keberhasilan ini semua, tidak terlepas dari peran seluruh masyarakat Banyuwangi. Tak terkecuali Aisiyah dan seluruh keluarga besar Muhammadiyah,” ungkap Ipuk.

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah Aisiyah Jawa Timur Dr. Nur Mukarramah yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan yang diusung oleh Aisiyah harus diwujudkan dalam langkah kongkrit. “Mulai dari penguatan pendidikan, kesehatan keluarga, dan aksi sosial lainnya,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Pimpinannya Daerah Aisiyah Kabupaten Banyuwangi Laili Dwi Damayanti. Ia menyebutkan berbagai program kongkrit yang dikembangkan oleh Aisiyah dari tingkat Cabang (setingkat kecamatan) hingga ke Ranting (tingkat kelurahan/ desa).

“Baik yang berupa Jumat Berkah, Ahad Berkah, dan yang lainnya, ini merupakan program-program sosial kongkrit untuk mewujudkan dakwah kemanusiaan di Banyuwangi,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Bagikan Makanan Tambahan Bagi Warga Binaan Lansia

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen memberikan pemenuhan hak kesehatan secara optimal bagi seluruh warga ...

OTT KPK di BPN Bogor Memasuki Babak Krusial, MAKI Jatim Dorong Pengusutan Aliran Dana hingga Jejak Aset

SIDOARJO — Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret sejumlah pejabat pertanahan dan pihak swasta dalam dugaan ...

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa JAKARTA, 15 September 2026, Di tengah tantangan polarisasi ...

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN FASILITASI PEMULANGAN JENAZAH PMI ASAL GALIS YANG MENINGGAL DI MALAYSIA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) memfasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ...

Sabung Ayam Akhir Pekan di Desa Weru Disorot, Polres Kediri Diminta Bertindak

KEDIRI, — Aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Weru, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disebut masih berlangsung secara terbuka ...

Polemik Polis Prudential Syariah Memanas: Nasabah Somasi, Tuntut Pemulihan dan Siapkan Laporan ke OJK

SURABAYA, 14 September 2026 — Praktek penghentian polis secara sepihak (lapse) kembali memicu perselisihan hukum serius di sektor asuransi jiwa ...
error: Content is protected !!