Polres Madina Selidiki Video Viral Ekskavator di Lokasi PETI Kotanopan

PANYABUNGAN — Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal bergerak cepat merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan. Langkah ini diambil menyusul viralnya rekaman siaran langsung (live) media sosial yang mempertontonkan secara arogan dan terang-terangan ke khalayak luas terkait operasional alat berat jenis ekskavator di kawasan terlarang tersebut.

Saat dikonfirmasi mengenai video viral dan dugaan identitas keterlibatan oknum pelaku berinisial P yang merupakan anak dari seorang pengusaha lokal tambang illegal Pawang, pihak berwenang menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas temuan tersebut.

Kasat Reskrim Polres Madina AKP Tri Boy Alvin Siahaan, S.Tr.K, S.I.K, M.H memberikan pernyataan tegas mengenai sikap resmi kepolisian. “Iya bang, akan kami dalami untuk penyelidikan. Terima kasih infonya,” tulis AKP Try Boy kepada pers (23/06) menanggapi tujuh point daftar konfirmasi yang diajukan pers.

Dijelaskan, Satuan Reserse Kriminal Polres Madina juga akan mengidentifikasi dan menindaklanjuti seluruh informasi dan temuan publik mengenai viralnya video eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di wilayah hukum Kab Madina, khususnya di Kota Nopan dengan aktivitas tambang illegal. “Sedang dalam proses” sebut Kasatreskrim.

Penyelidikan intensif difokuskan pada video viral penggunaan alat berat jenis ekskavator diduga kuat dikemudikan anak dari seorang pengusaha tambang lokal. Sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat yang menilai adanya kesan kebal hukum juga menjadi perhatian serius aparat.

Publik di Kab Madina menunggu gebrakan dari jajaran Kapolres Madina agar bertindak tegas, tidak tebang pilih serta sejalan dengan komitmen penegakan hukum atas aktivitas illegal mining (PETI) yang menjadi atensi khusus dari Kapolri dan Presiden Prabowo

Menanggapi ini, Ketua Presidum Solidaritas Mahasiswa untuk Penyelamatan Hutan dan Lingkungan Hidup (SIPLAH) Kab Madina Ahmad Rifai Nasution mewanti-wanti Polres Madina agar profesional dan transparan dalam penegakan supremasi hukum tanpa diskriminasi. “Video viral di medsos yang memamerkan arogansi dan tindakan sewenang-wenang dengan aktivitas PETI adalah tindakan pelanggaran hukum secara serius dan kejahatan lingkungan yang harus diseret dengan pasal berlapis di ranah pidana. Kita menuntut polres untuk profesional dan transparan mengusut kasus ini. Jangan ada kesan kebal hukum dan aparat penegak hukum dinilai kalah telak oleh pelaku pelanggar hukum itu sendiri” ujarnya.

Hal senada, Direktur Eksekutif The Madina Green Institute Ridwandy Nasution menegaskan akan mengkawal kasus ini secara tuntas. “Kita berkomitmen mengawal kasus ini sampai tuntas. Kita minta Kapolres Madina jangan terkesan melakukan pembiaran dan melindungi pelaku PETI di video viral tersebut. Pelaku tersebut seharusnya ditangkap dan dipenjarakan untuk memberikan efek jera kepada pelaku PETI. Hali ini penting untuk mengembalikan kepercayaan rakyat kepada Kepolisian.” tegasnya.

Pihaknya juga secara massif telah melakukan konsolidasi dengan beberapa organ aktivis menyikapi hal tersebut, dan berencana dalam waktu dekat akan “menggeruduk” Polres Madina untuk menagih komitmen dan konsistensi Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si.
dalam penegakan supremasi hukum terkait PETI.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Bagikan Makanan Tambahan Bagi Warga Binaan Lansia

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen memberikan pemenuhan hak kesehatan secara optimal bagi seluruh warga ...

OTT KPK di BPN Bogor Memasuki Babak Krusial, MAKI Jatim Dorong Pengusutan Aliran Dana hingga Jejak Aset

SIDOARJO — Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret sejumlah pejabat pertanahan dan pihak swasta dalam dugaan ...

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa JAKARTA, 15 September 2026, Di tengah tantangan polarisasi ...

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN FASILITASI PEMULANGAN JENAZAH PMI ASAL GALIS YANG MENINGGAL DI MALAYSIA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) memfasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ...

Sabung Ayam Akhir Pekan di Desa Weru Disorot, Polres Kediri Diminta Bertindak

KEDIRI, — Aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Weru, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disebut masih berlangsung secara terbuka ...

Polemik Polis Prudential Syariah Memanas: Nasabah Somasi, Tuntut Pemulihan dan Siapkan Laporan ke OJK

SURABAYA, 14 September 2026 — Praktek penghentian polis secara sepihak (lapse) kembali memicu perselisihan hukum serius di sektor asuransi jiwa ...
error: Content is protected !!