MAKI Jatim: Siap Membawa Dugaan Wanprestasi PT SM Tbk ke Kejati Jatim, Menuntut Kepastian Hukum, Bukan Kepastian Kekuasaan

Surabaya, 13 Juli 2026 – Negara hukum tidak boleh membiarkan setiap dugaan pelanggaran hukum berhenti pada ruang spekulasi. Di sisi lain, negara juga tidak boleh membiarkan kewenangan penegakan hukum berjalan secara selektif. Di antara dua kepentingan itulah keadilan harus ditegakkan: melalui proses yang objektif, transparan, dan berdasarkan alat bukti.

Berangkat dari prinsip tersebut, MAKI Jawa Timur menyatakan kesiapannya membawa dugaan wanprestasi yang melibatkan PT SM Tbk ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Langkah ini merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal tegaknya hukum, sekaligus mendorong agar setiap dugaan yang memiliki konsekuensi hukum diperiksa secara profesional sesuai mekanisme yang berlaku.

Secara yuridis, wanprestasi pada dasarnya merupakan ranah hukum perdata. Namun, apabila dalam proses pemeriksaan ditemukan fakta atau alat bukti yang mengindikasikan adanya perbuatan melawan hukum lain yang relevan menurut ketentuan peraturan perundang-undangan, maka aparat penegak hukum memiliki kewajiban untuk menelaahnya secara objektif. Penilaian tersebut hanya dapat dilakukan melalui proses hukum yang sah, bukan melalui opini publik ataupun tekanan pihak mana pun.

MAKI Jawa Timur menegaskan bahwa kepastian hukum merupakan fondasi utama bagi dunia usaha. Tidak ada investasi yang dapat tumbuh sehat apabila kepastian kontrak diabaikan. Sebaliknya, tidak ada perusahaan yang boleh dihakimi hanya berdasarkan tuduhan tanpa pembuktian. Karena itu, proses hukum harus berjalan dengan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah, persamaan di hadapan hukum, dan due process of law.

Harapan masyarakat kini tertuju kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Timur agar menjalankan kewenangannya secara independen. Apabila laporan disampaikan, publik berhak berharap bahwa setiap dokumen, alat bukti, dan keterangan akan diuji secara menyeluruh, tanpa dipengaruhi oleh besarnya nilai ekonomi perkara, status para pihak, maupun posisi korporasi yang terlibat. Integritas penegakan hukum justru diuji ketika perkara menyangkut entitas yang memiliki pengaruh besar.

MAKI Jawa Timur berpandangan bahwa kepercayaan terhadap institusi penegak hukum dibangun bukan oleh banyaknya perkara yang ditangani, melainkan oleh konsistensi dalam memperlakukan setiap orang dan setiap badan hukum secara setara. Hukum kehilangan wibawanya apabila hanya tampak tegas pada sebagian pihak, tetapi dipersepsikan ragu terhadap pihak lain. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan konsistensi merupakan syarat mutlak untuk menjaga legitimasi penegakan hukum.

Langkah MAKI Jawa Timur bukanlah upaya membangun penghakiman publik, melainkan mendorong adanya kepastian melalui mekanisme hukum yang berlaku. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa dugaan tersebut tidak berdasar, maka nama baik pihak yang dilaporkan harus dipulihkan sepenuhnya. Namun apabila terdapat bukti yang cukup menurut hukum, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan tanpa perlakuan istimewa.

Pada akhirnya, yang dipertaruhkan bukan hanya penyelesaian satu perkara. Yang dipertaruhkan adalah marwah negara hukum itu sendiri. Sebab keadilan tidak lahir dari keberanian mengumumkan perkara, melainkan dari keberanian menegakkan hukum secara konsisten, independen, dan tanpa diskriminasi. Di situlah integritas institusi diuji, dan di situlah kepercayaan publik dipertahankan. (Wwn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Polemik Polis Prudential Syariah Memanas: Nasabah Somasi, Tuntut Pemulihan dan Siapkan Laporan ke OJK

SURABAYA, 14 September 2026 — Praktek penghentian polis secara sepihak (lapse) kembali memicu perselisihan hukum serius di sektor asuransi jiwa ...

FKPB Desak Pengelolaan Hasil Migas Madura Diprioritaskan untuk Kesejahteraan Warga Lokal

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) menyuarakan sikap tegas terkait eksploitasi sumber daya alam di wilayah Pulau Madura ...

PKDI CUP 2026 SUKSES DIGELAR DI BANGKALAN, BUPATI TEKANKAN PENTINGNYA KEBERSAMAAN ANTAR DESA`

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Kabupaten Bangkalan sukses menjadi tuan rumah Grand Final PKDI Cup 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan ...

KAPOLRES BANGKALAN BERIKAN PENGHARGAAN DAN APRESIASI KEPADA PERSONEL BERPRESTASI SAAT APEL JAM PIMPINAN

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat dan dedikasi personel kembali diapresiasi. Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Jam ...

Video Lama Dikemas Seolah Peristiwa Baru, MAKI Jatim Ingatkan Bahaya Hoaks dan Provokasi

SURABAYA, 14 September 2026 — Sebuah video lama terkait penggeledahan kantor Gubernur Jawa Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ...

JOKOWI TERUS MONITOR AGUS FLORES! “DIA HEBAT DI DUNIA SHALAWAT, TAK PERNAH LELAH JAGA MARWAH POLRI”

JAKARTA – Times Merah putih.com//Kiprah Ketua Umum Fast Respon (FRN) Agus Flores (AF) dalam membangun kedekatan antara masyarakat dan institusi ...
error: Content is protected !!