BANGKALAN || timesmerahputih.com— Upaya menekan angka stunting terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Bupati Bangkalan Lukman Hakim bersama Wakil Bupati Moch. Fauzan Ja’far dan Kepala Dinkes Nunuk Kristiani turun langsung membagikan bantuan kesehatan dan paket gizi kepada ibu menyusui dan balita.
Kegiatan tersebut berlangsung saat pembukaan Jambore Kader UPT Puskesmas Konang dengan tema “Kader Hebat, Posyandu Kuat, Masyarakat Sehat” pada Senin 11 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati bersama Wabup, Kadinkes, dan Kapus Konang*
menyerahkan bantuan alat kesehatan dan paket gizi kepada kader.
Selain itu juga disalurkan paket bantuan berisi susu, telur, gula dan minyak untuk ibu menyusui serta balita yang hadir. Bantuan ini diharapkan bisa membantu pemenuhan gizi keluarga rentan di wilayah Konang.
*Bupati: Kader Adalah Ujung Tombak Kesehatan*
Bupati Lukman menegaskan kader kesehatan dan Posyandu memegang peran penting sebagai ujung tombak pemerintah di bidang kesehatan untuk masyarakat.
“Kader dinilai menjadi ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi sekaligus mendorong perubahan perilaku hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Puskesmas dan Posyandu tidak cukup hanya melayani di tempat. Kader harus aktif turun langsung ke lapangan untuk memberi edukasi.
Bupati menekankan edukasi kesehatan paling krusial diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui dan orang tua balita.
“Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang sehat sekaligus membangun generasi emas, masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang pola hidup sehat. Terutama para ibu, bagaimana menyediakan asupan gizi dan pola pengasuhan yang baik, sehingga kita bisa bersama-sama menurunkan angka stunting di Bangkalan,” tegas Lukman.
Sebagai bentuk intervensi gizi, Pemkab Bangkalan juga telah menganggarkan program pemberian susu gratis bagi ibu hamil dan balita.
“Pembangunan bidang kesehatan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Salah satunya melalui program pemberian susu gratis yang telah dianggarkan untuk ibu hamil dan balita di Kabupaten Bangkalan,” tambah Bupati.
Bupati berharap, dengan adanya kader yang hebat dan Posyandu yang kuat, target Bangkalan memiliki masyarakat yang sehat dan bebas stunting dapat segera terwujud.
(Azis).











