Diduga Saksi Palsu Kembali Diperiksa, Terindikasi Ingin Kembali Rekayasa KasusTerhadap Keluarga Korban Terkait Penangkapan Maling ?

Medan |Dua saksi yang diduga merupakan bayaran dikabarkan kembali diperiksa petugas terkait dengan penangkapan maling yang menggasak brangkas sebuah toko ponsel di Deli Serdang.

Saksi tersebut dikabarkan diperiksa dan membuat rekayasa baru terhadap keluarga korban pencurian yang melihat terjadinya penangkapan dua orang maling di sebuah hotel di Kota Medan.

Penangkapan tersebut merupakan atas perintah oknum petugas dan di dampingi, keluarga korban pencurian di pancur batu dikabarkan dan diduga akan direkayasa oleh oknum petugas agar menjadi tersangka dalam kasus penangkapan maling tersebut.

Diamana keluarga korban pencurian kerap melakukan berbagai aksi, pemanggilan sebagai saksi tersebut diduga cara oknum petugas untuk membungkam dan mengkriminalisasikan pihak dari korban pencurian atas pesananan oknum mafia dan atas intervensi orang yang pernah menjabat di sumatera utara.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena korban yang disuruh dan didampingi petugas menangkap maling dijadikan tersangka atas keterangan dua orang saksi yang diduga bayar jutaan rupiah setiap kali menjalani pemeriksaan.

Kini beredar isu bahwa diduga seorang pimpinan petugas memerintahkan anggotanya untuk kembali memeriksa dua saksi bayaran dan berupaya ingin mnejadikan keluarga korban pencurian sebagai tersangka dengan berbagai tuduhan keterlibatan dan keikut sertaan dalam penangkapan maling.

Padahal menurut informasi yang beredar keluarga korban pencurian itu berada di lokasi hanya mendokumentasikan.

Kini publik kembali bertanya, apakah maksud dan tujuan di panggilnya kembali keluarga korban pencurian setelah ada penetapan tersangka dan dpo kepada korban pencurian yang disuruh dan didampingi petugas nangkap maling ?

Apakah ini rekayasa baru yang digunakan oknum petugas untuk membungkam sejumlah aksi yang baru baru ini menggemparkan di sumatera utara atau ada motif lain?

Kita nantikan saja perkembangannya!

Kawal terus kasus ini sampai ke DPR RI !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sukonatar Siap Wujudkan Desa Bersinar: Ajak Ratusan Desa di Banyuwangi Bersatu Bentengi Generasi Muda dari Bahaya Narkoba

BANYUWANGI , -Times Merah putih.com//Gelora pencegahan bahaya narkoba membara di Balai Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, pada Kamis siang, 29 Oktober ...

Ada Apa Dengan Samsat Utara? Tarif Cek Fisik Dipertanyakan, Siapa Yang Menentukan Angka Di Luar Ketentuan?

SURABAYA | — Dugaan ketidaksesuaian tarif dalam pelayanan cek fisik kendaraan di Samsat Utara kini menjadi sorotan. Pertanyaan serius muncul ...

DUA BULAN BEROPERASI, AKHIRNYA TERBONGKAR! Polresta Banyuwangi Sikat Dugaan Mafia Solar Subsidi

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali menjadi sorotan. Kali ini, Polresta Banyuwangi berhasil membongkar ...

Sinergi HMI dan MUI Bangkalan Bedah Buku Lingkungan: “Keadilan Ekologis Bukan Hadiah Penguasa, Melainkan Hak Hakiki Warga Negara”

Foto: Kegiatan bedah buku lingkungan oleh HMI cabang Bangkalan dan MUI Bangkalan BANGKALAN — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan ...

Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Bangkalan Pasang Banner Imbauan Keselamatan di Jalur Tanah Merah-Galis

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Dalam rangka pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangkalan memasang banner imbauan keselamatan ...

MTsN 7 Banyuwangi Perkuat Literasi, Guru Diajak Menulis Buku dan Menguasai Jurnalistik

BANYUWANGI – MTsN 7 Banyuwangi menggelar Workshop Jurnalistik dan Penyusunan Buku Ber-ISBN untuk meningkatkan kemampuan menulis serta membangun budaya literasi ...
error: Content is protected !!