FPB Desak Polres Bangkalan Tuntaskan Dugaan Penyimpangan Dana PIP di SMP Pelayaran Ujung Baru

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Forum Pemuda Bangkalan (FPB) mendesak aparat kepolisian setempat, khususnya Polres Bangkalan, untuk segera menyelesaikan penyelidikan terkait dugaan penyalahgunaan dana Program Indonesia Pintar (PIP) periode 2022-2026 yang dikaitkan dengan Yayasan SMP Pelayaran Sosial Ujung Baru, Desa Baengas, Kecamatan Labang.
Desakan ini disampaikan langsung oleh Ketua FPB, M. Mukri, yang menegaskan pentingnya transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana tersebut demi hak-hak siswa penerima manfaat.
M. Mukri mengungkapkan bahwa sebelumnya pihaknya telah secara resmi melaporkan temuan dugaan penyimpangan dana PIP kepada pihak berwajib. Dalam laporan tersebut, FPB memaparkan tiga poin utama yang menjadi perhatian:
Ketidaksesuaian Pengelolaan dan Penyaluran Dana: Diduga terjadi ketidakwajaran dalam pengelolaan dan distribusi dana PIP kepada siswa yang berhak menerima. Beberapa data menunjukkan adanya perbedaan antara jumlah dana yang seharusnya disalurkan dan realisasi di lapangan.
Hak Siswa Tidak Dipenuhi Secara Optimal: Ada indikasi bahwa hak-hak siswa penerima PIP tidak diberikan sebagaimana mestinya, termasuk ketidaklengkapan atau ketidakadilan dalam pencairan dana maupun pendampingan.
Periode Dugaan Penyimpangan: Kasus ini diduga telah berlangsung sejak tahun 2022 dan diperkirakan masih berlanjut hingga tahun 2026, sesuai periode program yang dimaksud.
M.Mukri menegaskan bahwa FPB sangat berharap Polres Bangkalan dapat menuntaskan proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan objektif. Ia juga meminta agar aparat memberikan kepastian hukum berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan selama proses pemeriksaan.
“Ini bukan hanya soal uang semata, tetapi menyangkut hak pendidikan dan masa depan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Oleh karena itu, kami mendesak agar penegak hukum bergerak cepat,” tegas Mukri.
Menurutnya dana PIP merupakan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk meringankan beban biaya pendidikan siswa dari keluarga kurang mampu. Penyalurannya harus dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Jika terjadi penyimpangan seperti yang diduga saat ini, maka akan berdampak langsung pada keberlangsungan pendidikan anak-anak tersebut serta kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.”pungkasnya.
Dengan langkah cepat dari aparat penegak hukum, diharapkan kasus ini dapat terungkap secara tuntas sehingga masyarakat yakin bahwa program-program pemerintah benar-benar berjalan sesuai aturan dan tujuan utamanya: membantu anak-anak kurang mampu mendapatkan akses pendidikan yang layak.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...
error: Content is protected !!