Kades Pesanggrahan Buka Kartu: RAB Polindes dan Tukang Ditentukan Pihak Kecamatan

BANGKALAN || timesmerahputih.com-Kepala Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan, akhirnya angkat bicara terkait isu pengelolaan Dana Desa yang tengah menjadi perbincangan publik. Dalam siaran langsung melalui platform TikTok, ia membantah tuduhan adanya praktik korupsi dan menegaskan bahwa seluruh teknis pelaksanaan proyek pembangunan Polindes (Pos Kesehatan Desa) sepenuhnya berada di tangan pihak kecamatan.
Dalam penuturannya, Kades Pesanggrahan menyatakan bahwa dirinya tidak pernah terlibat langsung dalam proses pengerjaan proyek tersebut. Ia menjelaskan,
“Pekerjaan semua itu yang mengerjakan pendamping kecamatan, Bak Tika. Saya tidak pernah ke Bak Tika. Saya hanya minta pembangunan desa itu. Sampai saya kecewa.”jelasnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak melakukan penawaran harga kepada pelaksana proyek. “Tidak pernah menawar-nawar. Dia yang bikin RAB (Rencana Anggaran Biaya), terus berjalan,” ujarnya.
Proyek Polindes yang sempat mangkrak menjadi perhatian publik karena adanya dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan rencana awal. Kades Pesanggrahan menyebut bahwa proyek tersebut bukan inisiatif dirinya melainkan dari pihak kecamatan yang dipimpin oleh Bak Tika dan Pak Anwar.
“Polindes itu bukan inisiatif saya. Polindes Bak Tika, Pak Anwar. Yang bikin RAB Bak Tika. Tukangnya Bak Tika.” Ia pun mengaku tidak keberatan saat proses pengerjaan dilakukan tanpa negoisasi harga dan tetap mengikuti kesepakatan biaya awal.
Namun, setelah melihat hasil pekerjaan yang dinilai tidak sesuai standar, Kades Pesanggrahan mengaku sempat menghentikan proyek tersebut. Ia menyampaikan,
“Seharusnya dikerjakan satu bulan. Ini hanya dikasih beton tumbang sehari dua hari selesai. Tidak sesuai syarat, akhirnya saya berhentikan. Saya sampai habis uang pribadi banyak untuk nyuruh tukang.”
Keputusan ini diambil sebagai bentuk upaya menjaga kualitas pembangunan desa dan menghindari pemborosan anggaran.
Terkait laporan ke Kejaksaan Agung pada pertengahan 2022 oleh mantan anggota dewan setempat, Kades Pesanggrahan mengungkapkan bahwa pihak kejaksaan menyatakan tidak ada masalah terhadap pengelolaan dana desa selama proses pemeriksaan berlangsung. “Saya dikasih tahu langsung oleh Kepala Kejaksaan. Tidak apa-apa, enggak masalah,” katanya.
Selain itu, ia membantah adanya kelebihan pembayaran sebesar Rp30 juta yang sebelumnya dilaporkan oleh inspektorat sebagai temuan audit internal pemerintah desa. “Ndak, ndak diminta kelebihan 30 juta,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pendamping Kecamatan Kwanyar yang disebut-sebut sebagai pelaksana teknis proyek oleh sumber-sumber lokal belum memberikan keterangan resmi terkait isu tersebut.
Klarifikasi dari kepala desa ini menunjukkan adanya dinamika antara pengelolaan dana desa dan peran pihak kecamatan dalam pelaksanaan proyek-proyek pembangunan di tingkat desa. Meski demikian, kasus ini semakin memperlihatkan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa demi keberlanjutan pembangunan yang tepat sasaran dan bebas dari praktik korupsi.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Pemerintah Kecamatan Tanah Merah, Buka Stand di Pekan Raya Bangkalan

Foto Dokumentasi Stand Keikutsertaan Pemerintah Kecamatan Tanah, di Pekan Raya Bangkalan BANGKALAN – Pemerintah Kecamatan Tanah Merah turut memeriahkan gelaran ...

Aruf Kenzo Apresiasi Kemenag Bangkalan Salurkan Air Bersih ke Enam Desa, Termasuk Mano’an

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kepedulian terhadap warga yang terdampak kekeringan di Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, mendapat apresiasi dari aktivis muda ...

Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo Lepas Mahasiswa untuk Ikuti Apel Kebangsaan di Mapolda Jatim

BANGKALAN || timesmerahputih.com - Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. melaksanakan pelepasan mahasiswa Bangkalan yang akan mengikuti Apel Kebangsaan di ...

BEM UTM Geruduk Pemkab, Bupati Bangkalan Janji Perketat Keamanan Jalan Menuju Kampus

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Keamanan di sekitar ruas jalan menuju kampus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menjadi sorotan utama dalam aksi Badan ...

OKP Kepemudaan Bangkalan Apresiasi Perhatian Willy Aditya terhadap Aspirasi Pemuda

BANGKALAN — Sejumlah elemen Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Kabupaten Bangkalan menyampaikan apresiasi terhadap perhatian Anggota DPR RI dari Daerah ...

Dugaan Promosi Rokok di Madina Super League 2026 Disorot, Kadispora Madina Akan Koordinasi dengan Askab PSSI

PANYABUNGAN – Pelaksanaan Madina Super League 2026 di Lapangan Mangga Dua, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menjadi sorotan ...
error: Content is protected !!