BANGKALAN || TimesMerahPutih.Com-Penguatan pelayanan kesehatan masyarakat melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) terus dioptimalkan di Posyandu Salak 2, RT 01/RW 07, Kelurahan Kraton, Kabupaten Bangkalan. Program yang mengedepankan upaya promotif dan preventif ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan serta mendeteksi risiko penyakit sejak dini.
Kegiatan rutin bulanan yang digelar pada Sabtu (17/10/2026) tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga sekitar. Melalui transformasi ILP, pelayanan Posyandu kini tidak hanya berfokus pada ibu hamil, bayi, dan balita, tetapi juga mencakup pelayanan untuk remaja, usia dewasa, hingga lanjut usia.
Pelayanan dilakukan melalui 5 langkah ILP, yakni pendaftaran, penimbangan dan pengukuran, pencatatan, pelayanan kesehatan, dan penyuluhan. Pendekatan ini bertujuan untuk mendekatkan akses layanan kesehatan dasar sekaligus memperkuat pencegahan penyakit di tingkat masyarakat.
Kepala USTU Kelurahan Kraton, Nuris Salamah, menjelaskan bahwa transformasi pelayanan tersebut memungkinkan seluruh anggota keluarga mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kelompok usia dan kebutuhannya.
“Sekarang Posyandu dapat melayani semua unsur keluarga, mulai dari balita hingga lansia. Jadi satu keluarga bisa terlayani dalam satu kunjungan,” ujar Nuris di lokasi kegiatan.
Adapun pelayanan yang tersedia meliputi pemantauan tumbuh kembang anak, imunisasi sesuai jadwal, pemeriksaan gula darah gratis, serta penyuluhan kesehatan. Sementara untuk pemeriksaan kolesterol dan asam urat dikenakan biaya sebesar Rp35.000 karena keterbatasan alat dan bahan medis habis pakai.
Sementara itu, Ketua Kader Posyandu Salak 2, Evi Widia Yanti, menyampaikan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan rutin tersebut cukup tinggi. Warga yang telah terdata secara berkala memanfaatkan pelayanan untuk memantau kondisi kesehatan diri dan keluarga.
“Antusias warga di sini dan sekitarnya sangat tinggi, Mas. Setiap bulan warga yang sudah terdata selalu mengikuti kegiatan Posyandu,” ungkap Evi.
Evi juga menegaskan bahwa layanan di Posyandu Salak 2 tidak terbatas hanya untuk warga RT 01 dan RW 07 saja, melainkan terbuka untuk seluruh warga Kelurahan Kraton.
“Posyandu Salak 2 ini tidak terbatas untuk warga RT 01 dan RW 07 Kelurahan Kraton saja, tetapi bagi siapa saja warga Kelurahan Kraton yang berkesempatan hadir silahkan datang dengan menyertakan KTP dan KK,” imbuhnya.
Ia berharap pelayanan ILP dapat terus berkelanjutan dan semakin optimal dalam memberikan edukasi kesehatan, mendeteksi faktor risiko penyakit sejak dini, serta mendukung upaya pencegahan stunting di Kabupaten Bangkalan.
Menurutnya, keberhasilan program ILP ini membutuhkan kolaborasi dan dukungan dari tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah setempat, serta partisipasi aktif dari masyarakat.
(Azis).











