Libur Nataru, Banyuwangi jadi Destinasi Favorit Penumpang Kereta Api

BANYUWANGI – TImes Merah putih// Selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), Banyuwangi menjadi tujuan favorit penumpang kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 9 Jember mencatat, Banyuwangi sebagai wilayah dengan jumlah penumpang kereta api tertinggi selama masa angkutan Nataru.

“Kabupaten Banyuwangi dengan berbagai potensi pariwisatanya, membuat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk menuju Banyuwangi,” kata Manager Hukum Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, Selasa (6/1/2026).

Menurut Cahyo secara keseluruhan KAI Daop 9 Jember melayani penumpang berangkat dan tiba mencapai sekitar 416 ribu orang. Dari jumlah tersebut, Banyuwangi sebagai daerah dengan jumlah penumpang tertinggi. Bahkan menurutnya hampir separuh pergerakan penumpang terpusat di daerah ujung timur Pulau Jawa tersebut.

“Tercatat sekitar 207 ribu penumpang atau 49 persen dari total kumulatif penumpang Nataru berangkat dan tiba di wilayah Kabupaten Banyuwangi,” jelasnya.

Dari jumlah tersebut Stasiun Banyuwangi Kota menjadi yang paling sibuk dengan jumlah penumpang naik dan turun mencapai sekitar 62 ribu orang. Selanjutnya disusul Stasiun Ketapang 53 ribu penumpang, Stasiun Kalisetail 39 ribu penumpang, dan Stasiun Rogojampi 32 ribu penumpang.

“Stasiun Kalisetail yang tergolong stasiun kecil justru potensinya luar biasa. Bahkan penumpangnya mengungguli Stasiun Rogojampi,” ungkap Cahyo.

Dari sisi layanan, kereta api yang paling banyak digunakan masyarakat adalah KA Sri Tanjung dan KA Probowangi. Keduanya memiliki relasi awal dan akhir perjalanan di Banyuwangi.

Sementara untuk KA jarak jauh komersial, KA Blambangan Ekspres dan KA Wijaya Kusuma menjadi favorit penumpang selama masa libur panjang.

Cahyo menjelaskan, tingginya penumpang di Banyuwangi dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya jumlah stasiun yang cukup banyak, yakni sekitar enam stasiun aktif melayani naik turun penumpang.

Selain itu, jumlah perjalanan KA menuju Banyuwangi juga terus bertambah. Saat ini terdapat KA Ijen Ekspres, perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres, KA Mutiara Timur reguler, serta KA Mutiara Timur tambahan yang beroperasi fakultatif selama Nataru.

“Total perjalanan KA selama Nataru ada 26 perjalanan, terdiri dari 24 reguler dan 2 KA tambahan. Khusus yang melayani Banyuwangi, ada sekitar 22 perjalanan,” paparnya.

Ia menambahkan, sekitar 80 persen perjalanan KA di Daop 9 Jember memiliki tujuan akhir atau awal di Banyuwangi, kecuali KA Ranggajati dan KA Pandalungan.

KAI Daop 9 Jember tengah mengkaji penambahan relasi dan perjalanan KA baru dari Banyuwangi ke sejumlah kota. Pertumbuhan penumpang selama Nataru mencapai 11 persen, sementara pertumbuhan kapasitas tempat duduk hanya sekitar 5-7 persen.

“Artinya masih ada peluang pasar yang bisa kami tangkap untuk pengembangan layanan dari dan menuju Banyuwangi,” kata Cahyo.

KAI juga telah melakukan penataan di Stasiun Ketapang dan Stasiun Banyuwangi Kota, serta penataan Stasiun Kalisetail yang saat ini masih berlangsung.

Sementara Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersyukur minat masyarakat menggunakan kereta api menuju Banyuwangi selama libur Nataru cukup tinggi.

“Akses transportasi yang semakin baik berperan penting dalam mendukung sektor pariwisata dan pergerakan ekonomi daerah,” kata Ipuk.

(fd/Rz)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Rutinitas Apel Setiap Pagi SMKN 1 Tanjungbumi Jadi Wadah Pembentukan Karakter dan Kepemimpinan Siswa

BANGKALAN — SMK Negeri 1 Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menerapkan kegiatan apel pagi sebagai bagian dari pembiasaan positif untuk ...

Pelantikan Anggota BPD Desa Dadapan Periode 2026–2034, Pemdes Berharap Sinergi untuk Kemajuan Desa

BANYUWANGI, -TIMES MERAH PUTIH.COM // Pemerintah Desa Dadapan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan anggota ...

Perkara Inisial Akh di Polresta Sidoarjo Disorot, Kecukupan Alat Bukti dan Kepastian Hukum Harus Menjadi Prioritas

SIDOARJO, 27 Oktober 2026 – Penanganan perkara yang melibatkan seseorang berinisial AKH di Polresta Sidoarjo menjadi perhatian dalam konteks penegakan ...

Oknum Kades di Bangkalan Diduga Aniaya Perawat Saat Bertugas, Dinkes dan PPNI Sepakat Tempuh Jalur Hukum

BANGKALAN || TimesMerahPutih.com– Dugaan tindak kekerasan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) kembali mencoreng dunia pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan. Seorang perawat ...

Sambut Kapolresta Baru, Pemkab dan Elemen Masyarakat Banyuwangi Siap Perkuat Sinergitas 

BANYUWANGI, -Times Merah putih.com//Momen pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Senin ...

​Kenal Pamit Kapolresta Banyuwangi, Momentum Perkokoh Sinergi Pemerintah dan Elemen Masyarakat

BANYUWANGI, Momen pergantian pucuk pimpinan di tubuh Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Senin (26/10/2026) malam ...
error: Content is protected !!