Mbah Semar Ungkap Bursa Calon Pengganti Guntur Mulai Mengerucut

BANYUWANGI – Pengamat sosial dan tokoh masyarakat yang akrab disapa Mbah Semar mengungkapkan bahwa bursa calon pengganti Guntur Priambodo mulai mengerucut pada tujuh nama pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi.

Menurut Mbah Semar, tiga nama yang paling sering diperbincangkan berasal dari kalangan Asisten Sekretariat Kabupaten, yakni M. Yanuarto Bramuda, Suratno, dan Budi Santoso. Selain itu, terdapat pula nama Choirul Ustadi Yudawanto yang saat ini menjabat sebagai Inspektur Banyuwangi, Wawan Yadmadi selaku Kepala Disnakertransperin, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono atau yang akrab disapa Yayan sebagai Kepala Bappeda, serta Samsudin yang menjabat Kepala BPKAD Banyuwangi.

“Munculnya sejumlah nama tersebut menunjukkan bahwa Banyuwangi memiliki banyak pejabat yang dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan pemerintahan daerah,” ujar Mbah Semar. Selasa, (2/6/26)

Dari sejumlah kandidat yang beredar, Mbah Semar menilai Yayan memiliki nilai tambah dibanding kandidat lainnya. Selain pernah menjabat sebagai asisten, Yayan saat ini juga memimpin Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), sehingga memiliki pengalaman yang cukup lengkap dalam aspek koordinasi birokrasi maupun perencanaan pembangunan daerah.

“Pengalaman sebagai asisten dan kepala Bappeda menjadi modal penting. Ia memahami bagaimana mengoordinasikan perangkat daerah sekaligus mengetahui arah pembangunan yang sedang dan akan dijalankan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Meski demikian, Mbah Semar menegaskan bahwa seluruh nama yang beredar saat ini masih sebatas informasi dan dinamika yang berkembang di kalangan birokrasi maupun masyarakat. Hingga kini, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi belum memberikan pernyataan resmi terkait mekanisme maupun tahapan pengisian jabatan yang akan ditinggalkan Guntur.

Karena itu, publik masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah daerah. Apakah posisi Sekretaris Kabupaten nantinya akan dipercayakan kepada sosok yang telah lama memahami ritme birokrasi Banyuwangi, atau justru akan muncul figur baru yang menjadi kejutan dalam proses penentuan pejabat strategis tersebut.

“Siapa pun yang nantinya dipercaya mengemban amanah tersebut, yang terpenting adalah mampu menjaga stabilitas pemerintahan, memperkuat pelayanan publik, dan melanjutkan pembangunan Banyuwangi secara berkelanjutan,” pungkas Mbah Semar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Kepsek SDN Kraton 3 Bangkalan Bantah Adanya Kewajiban Beli Buku, Sebut Itu Inisiatif Wali Murid

BANGKALAN | TIMES MERAH PUTIH.COM– Polemik dugaan pembebanan pembelian buku pelajaran dan pengelolaan Dana BOS di UPTD SD Negeri Kraton ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Targetkan Emas Asian Games 2026, Timnas BMX Indonesia Digembleng di Banyuwangi

BANYUWANGI - Times Merah putih.com//Tim nasional balap sepeda Indonesia nomor BMX terus meningkatkan intensitas latihan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026, ...

Bupati Ipuk: Kompetisi Ajang Asah Percaya Diri Siswa

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak para pelajar untuk aktif mengikuti beragam kompetisi. Hal ini sebagai bagian ...

Dana BOS SDN Kraton 3 Dipertanyakan, Ketua Pejalan: Program Wajib Belajar Jangan Sampai Berujung Beban bagi Orang Tua

BANGKALAN | Times Merah Putih.Com-Polemik dugaan penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di UPTD SD Negeri Kraton 3 Bangkalan terus ...

MAKI Jatim Desak P2CKTR Sidoarjo Bertindak Tegas Dalam Sengketa Padel dan Infesta Boutique Hotel di Permata Juanda

SIDOARJO, 1 Agustus 2026 — Di tengah kawasan permukiman yang semestinya menjunjung ketenteraman dan keteraturan, polemik keberadaan fasilitas padel serta ...
error: Content is protected !!