Obrolan Santai di Pinggir Pantai Pulau Santen, Tim PT Cahaya Pers Group

Banyuwangi — Obrolan santai di pinggir Pantai Pulau Santen menjadi momen penuh makna bagi tim PT Cahaya Pers Group. Dengan suasana teduh ditemani semilir angin pantai dan suara ombak, diskusi ringan namun berbobot membahas dinamika media online berlangsung hangat tanpa tekanan.

 

Dalam pertemuan tersebut, Selamet Solichin yang akrab disapa Mbah Semar, selaku Owner PT Cahaya Pers Group sekaligus pimpinan umum media online Jejak-Indonesia.id, Jejakindonesia.news, dan pedot.pro, membahas berbagai tantangan dunia media digital saat ini.

 

Menurutnya, fenomena clickbait vs kualitas konten menjadi dilema besar bagi media online modern. Persaingan trafik demi mempertahankan eksistensi membuat banyak media memilih judul bombastis demi menarik perhatian pembaca.

 

“Publik sebenarnya rindu jurnalisme yang mendalam, tapi di sisi lain jari mereka tetap tertarik mengklik berita sensasional dan gosip,” ujar Mbah Semar. Kamis (28/5/2026)

 

Selain itu, ia menyoroti kuatnya pengaruh media sosial dan algoritma digital. Platform seperti TikTok dan Instagram kini menjadi sumber informasi utama generasi muda. Akibatnya, berita yang viral sering kali lebih unggul dibanding berita yang memiliki nilai edukasi.

 

Mbah Semar juga mengingatkan bahwa kecepatan publikasi terkadang membuat akurasi dikorbankan demi menjadi yang pertama mengunggah informasi.

Pembahasan kemudian berlanjut pada tantangan hoaks dan rendahnya literasi digital masyarakat. Banjir informasi yang terus mengalir membuat publik semakin sulit membedakan fakta dan opini.

 

“Grup keluarga WhatsApp bahkan sering menjadi ruang tercepat penyebaran berita yang belum tentu valid,” tambahnya.

Dalam kondisi tersebut, media online dinilai memiliki tanggung jawab besar sebagai penjaga akurasi dan penyeimbang informasi di tengah derasnya arus digital.

 

Menutup diskusi, Mbah Semar menyampaikan beberapa strategi agar media tetap bertahan di masa depan, mulai dari penerapan model langganan konten premium, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk membantu proses penulisan cepat, hingga membangun komunitas pembaca yang loyal.

 

“AI bisa membantu pekerjaan media menjadi lebih cepat, tapi sentuhan manusia tetap tidak bisa digantikan. Media kecil yang punya komunitas dan ceruk pasar spesifik justru punya peluang bertahan lebih lama,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

KEPALA BNN RI TERIMA AUDIENSI PUTERI ANAK DAN REMAJA DKI JAKARTA, DORONG GENERASI MUDA JADI AGEN PERUBAHAN

Times Merah putih.com-Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, didampingi para Pejabat Tinggi Madya dan Pratama BNN RI, menerima audiensi Puteri ...

Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan, Lapas Kelas IIA Banyuwangi Bagikan Makanan Tambahan Bagi Warga Binaan Lansia

BANYUWANGI –Times merah putih.com//Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen memberikan pemenuhan hak kesehatan secara optimal bagi seluruh warga ...

OTT KPK di BPN Bogor Memasuki Babak Krusial, MAKI Jatim Dorong Pengusutan Aliran Dana hingga Jejak Aset

SIDOARJO — Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret sejumlah pejabat pertanahan dan pihak swasta dalam dugaan ...

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa

Forum Intelektual Muda: Tradisi Demokrasi Nahdlatul Ulama Jawab Tantangan Polarisasi Politik Bangsa JAKARTA, 15 September 2026, Di tengah tantangan polarisasi ...

PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN FASILITASI PEMULANGAN JENAZAH PMI ASAL GALIS YANG MENINGGAL DI MALAYSIA

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) memfasilitasi pemulangan jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) ...

Sabung Ayam Akhir Pekan di Desa Weru Disorot, Polres Kediri Diminta Bertindak

KEDIRI, — Aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Weru, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disebut masih berlangsung secara terbuka ...
error: Content is protected !!