Dokumentasi Times merah putih
BANGKALAN — Proyek pengerjaan dan perbaikan jalan di kawasan Jalan Mohammad Holil, Gang 5, Kelurahan Demangan, Kabupaten Bangkalan, memicu keluhan dari para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat. Selasa 3 November 2026
Penutupan akses jalan yang dilakukan selama pengerjaan proyek tersebut dinilai berdampak langsung terhadap perputaran roda perekonomian warga lokal. Para pedagang di sepanjang area perbaikan kehilangan pelanggan akibat akses lalu lintas yang terputus total.
Kondisi yang sudah berlangsung selama tiga hari berturut-turut ini berimbas signifikan pada penurunan omzet harian UMKM. pedagang yang terpaksa gigit jari karena barang dagangan mereka sepi pembeli sejak jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Salah satu UMKM mengeluhkan sosialisasi hanya bentuk selebaran dan pemberitahuan, mohon kerja samanya karna adanya perbaikan jalan, tanpa ada solusi nyata ke pihak pelaku UMKM, keluhannya
Situasi ini mendapat perhatian serius dari Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) Organisasi pemuda tersebut menilai pelaksana proyek dan instansi terkait terkesan abai terhadap dampak sosial-ekonomi yang ditimbulkan dari pembangunan infrastruktur tersebut.
Taufik Nurhidayat Ketua FKPB menegaskan bahwa pihak penyelenggara proyek seharusnya terlebih dahulu melakukan sosialisasi secara terbuka kepada para pelaku usaha terdampak sebelum penutupan jalan diberlakukan.
Selain menyayangkan kurangnya sosialisasi, FKPB juga menyoroti tidak adanya kejelasan mengenai bantuan atau bentuk kompensasi bagi para UMKM yang terpaksa menghentikan atau kehilangan potensi usahanya selama proses perbaikan berlangsung.
Pedagang di Jalan Mohammad Holil Gang 5 Kelurahan Demangan berharap pemerintah daerah serta pelaksana proyek segera memberikan solusi nyata dan mempercepat proses pengerjaan agar aktivitas perekonomian masyarakat dapat kembali normal











