Puluhan Masa GMNI Demo Disperinaker Bangkalan, Soroti Kinerja Dan Peran BLK

Bangkalan | Times Merah Putih – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bangkalan menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bangkalan, Jalan Halim Perdana Kusuma, Senin, (04/05/26).

Aksi berlangsung panas. Massa bahkan sempat membakar ban bekas sebagai bentuk protes terhadap kinerja Disperinaker yang dinilai tidak maksimal dalam menangani persoalan ketenagakerjaan di daerah.
Koordinator lapangan (Korlap) aksi, Fawas El Madani, menegaskan, bahwa demonstrasi ini bukan sekadar seremonial. Ia menyebut aksi tersebut lahir dari keresahan mahasiswa dan masyarakat terhadap lemahnya kinerja instansi tersebut.
40% pengusaha di Kabupaten Bangkalan Diduga Belum mendaftarkan pekerjanya di BPJS ketenagakerjaan maupun kesehatan, Disnaker Provinsi Diminta Bertindak
“Ini bukan aksi simbolik. Kami melihat Disperinaker Bangkalan lamban, tidak responsif, dan lebih banyak seremonial,” tegas Fawas di tengah aksi.
Massa aksi juga menyoroti peran Balai Latihan Kerja (BLK) yang dinilai belum optimal dalam mencetak tenaga kerja siap pakai. Mereka mempertanyakan efektivitas program pelatihan yang selama ini dijalankan.
Selain itu, massa menyinggung persoalan upah tenaga kerja yang masih di bawah standar Upah Minimum Kabupaten (UMK). Mereka mempertanyakan sejauh mana pengawasan Disperinaker terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga melanggar aturan.
Tak Ingin kecolongan Kepala Disnaker Bangkalan Tegaskan Wajib BPJS untuk Semua Perusahaan
“Apakah Disperinaker benar-benar turun ke lapangan melihat kondisi pekerja, atau hanya bekerja di balik meja?” lanjut Fawas.
Tak hanya itu, mahasiswa juga mengkritik data ketenagakerjaan yang disajikan Disperinaker yang dinilai tidak transparan dan sulit dipertanggungjawabkan.
“Jangan hanya menyampaikan teori. Kami butuh jawaban berdasarkan fakta di lapangan,” pintanya.
Sementara itu, Kepala Disperinaker Bangkalan, Jemmi Tri Sukmana, menyatakan pihaknya terbuka terhadap kritik dan masukan dari mahasiswa. Ia mengklaim, bahwa berbagai program pelatihan kerja melalui BLK telah berjalan, termasuk upaya perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Kami siap menampung aspirasi. Program pelatihan kerja terus kami lakukan,” kata Jemmi usai menemui massa aksi.
Namun, ia mengakui adanya keterbatasan dalam pelaksanaan program akibat kebijakan efisiensi anggaran.
“Aksi kami memang terbatas karena terbentur penghematan anggaran,” pungkasnya.
(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Dandim 0825/Banyuwangi Didampingi Ibu Tekankan Disiplin dan Kehormatan Prajurit Saat Kunjungi Koramil Cluring

Banyuwangi -Times Merah putih.com//Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Ny ...

Navy Golf Tournament HUT ke-81 TNI AL: Ketika Sportivitas Menjadi Gerakan Kemanusiaan

SURABAYA —  Sekitar 140 peserta Navy Golf Tournament dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI Angkatan Laut (TNI ...

Jaga Kebersihan Pelabuhan, Polsek Gilimanuk Bersama Lintas Instansi Gelar Aksi Bersih-Bersih

JEMBRANA – Times Merah putih.com//Menjaga kebersihan dan kenyamanan kawasan pelabuhan menjadi tanggung jawab bersama. Semangat tersebut diwujudkan melalui kegiatan bersih-bersih ...

MAKI Jatim Gagas Panggung Besar Ekonomi Kreatif di Banyuwangi, 80 Booth Dorong UMKM Naik Kelas Menuju Pasar Global

SIDOARJO — Banyuwangi kembali diproyeksikan menjadi salah satu titik penting dalam pengembangan ekonomi kreatif Jawa Timur. Kali ini, panggung tersebut ...

Aksi Inovatif Polsek Gubeng Hadirkan Gerobak JUPE, Bagikan 150 Paket Nasi Bungkus Langsung Dipinggir Jalan

Surabaya — Polsek Gubeng kembali menghadirkan terobosan kreatif dalam program JUPE (Jumat Peduli). Kali ini, kepedulian kepada masyarakat dikemas secara ...

Hadiri Rakor LP2B Jatim, Wabup Bangkalan Pertanyakan Status Lahan Industri di Peta LSD, Ini Jawaban Menteri ATR/BPN

SURABAYA || timesmerahputih.com– Wakil Bupati Bangkalan menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang digelar di Ruang Hayam ...
error: Content is protected !!