Raden Kritik Keras Kepala Desa Kabat Terkait Dugaan Lambannya Pengurusan SPM Warga

BANYUWANGI | Raden Teguh Firmansyah melontarkan kritik keras terhadap Kepala Desa Kabat, Kecamatan Kabat kabupaten Banyuwangi Mislani, terkait dugaan lambannya pelayanan administrasi Surat Pernyataan Miskin (SPM) yang dibutuhkan salah satu warga untuk mendapatkan pengobatan di RSUD Blambangan, Kamis (21/5).

Raden menilai, pelayanan pemerintah desa seharusnya mengedepankan sisi kemanusiaan, terlebih ketika warga sedang dalam kondisi darurat kesehatan.

Menurutnya, alasan birokrasi hingga harus menunggu tiga hari kerja tidak seharusnya menjadi penghambat bagi masyarakat kecil yang membutuhkan pertolongan cepat.

“Jabatan kepala desa itu amanah rakyat, bukan sekadar duduk di kursi kekuasaan. Ketika ada warga yang sedang berjuang antara hidup dan mati, pemerintah desa seharusnya hadir membantu, bukan justru membiarkan keluarga kebingungan mengurus administrasi,” tegas Raden.

Ia juga menyoroti dugaan sikap Kepala Desa Mislani yang disebut sulit dihubungi saat keluarga pasien meminta bantuan agar jenazah warganya yang meninggal dunia bisa segera dipulangkan dari rumah sakit.

“Kalau benar sampai ada keluarga berulang kali menelepon kepala desa dan tidak direspons di tengah suasana duka, ini sangat memprihatinkan. Pemimpin itu diuji bukan saat acara seremonial, tetapi saat rakyatnya sedang kesusahan,” ujarnya.

Raden menilai, peristiwa tersebut menjadi tamparan keras terhadap pelayanan publik di tingkat desa. Ia meminta pemerintah desa lebih tanggap dan tidak menjadikan prosedur administrasi sebagai alasan untuk mengabaikan kepentingan masyarakat miskin.

“Rakyat kecil tidak butuh janji manis. Mereka butuh tindakan nyata dan kepedulian. Jangan sampai warga merasa sendirian ketika menghadapi musibah,” pungkasnya.

Di sisi lain, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Bodean terkait tudingan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Raden Kritik Keras Kepala Desa Kabat Terkait Dugaan Lambannya Pengurusan SPM Warga

BANYUWANGI | Raden Teguh Firmansyah melontarkan kritik keras terhadap Kepala Desa Kabat, Kecamatan Kabat kabupaten Banyuwangi Mislani, terkait dugaan lambannya ...

**Saeroji Pimpin LP Ma’arif NU Banyuwangi, PCNU Perkuat Langkah Majukan Pendidikan Nahdliyin**

BANYUWANGI – Times Merah putih.com//Upaya memperkuat kualitas pendidikan Nahdlatul Ulama di Banyuwangi memasuki babak baru. Pengurus Cabang (PC) LP Ma’arif ...

Amrulloh Barber & Coffee Resmi Dibuka, Hadirkan Konsep Stylish dan Cozy di Banyuwangi

Banyuwangi, - Times Merah putih.com//Peresmian Amrulloh Barber & Coffee yang berlokasi di Jalan Kepiting Indah Raya, Kelurahan Tukang Kayu, Banyuwangi ...

Pelepasan Magang Hub Kemenaker Batch 2, Kalapas Banyuwangi Sampaikan Apresiasi Tinggi

BANYUWANGI -Times Merah putih.com//Program MagangHub dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Batch 2 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi resmi berakhir ...

Lahan Subur hingga Potensi Perikanan, Lokasi Pembangunan Yon TP di Trenggalek Dinilai Ideal

Trenggalek – Danrem 081/DSJ Kolonel Arm Untoro Hariyanto mendampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lokasi pembangunan Batalyon Teritorial ...

46 Kepala Desa di Banyuwangi Dikukuhkan Raih Gelar Certified Paralegal of Legal Aid (CPLA)

Banyuwangi - Times Merah putih.com//Sebanyak 46 kepala desa di Kabupaten Banyuwangi mendapatkan penghargaan sekaligus pengukuhan gelar profesi Certified Paralegal of ...
error: Content is protected !!