MUNCAR, BANYUWANGI – Times Merah putih.com// SDN 3 Kedungringin, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, menggelar kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUSA) pada 9–10 Oktober 2026 di halaman sekolah. Kegiatan ini menjadi momen istimewa karena merupakan perkemahan perdana setelah lebih dari 22 tahun sekolah tersebut belum pernah mengadakan kegiatan kemah.

Perkemahan diikuti oleh anggota Pramuka Penggalang dari kelas IV, V, dan VI. Kegiatan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepramukaan, membentuk karakter, serta melatih kedisiplinan, kejujuran, keberanian, dan kemandirian peserta didik.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala SDN 3 Kedungringin, Kak Mujiono, S.Pd., selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Ka. Mabigus). Dalam sambutannya, ia berpesan agar seluruh peserta senantiasa berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka, mengikuti kegiatan dengan riang gembira, menjaga kesehatan, serta memelihara kebersihan lingkungan perkemahan.
Kak Mujiono menjelaskan bahwa kegiatan kemah tersebut dilaksanakan untuk memenuhi harapan para peserta didik dan wali murid. Menurutnya, berbagai kegiatan latihan kepramukaan sebelumnya telah dilaksanakan, baik di sekolah maupun melalui kunjungan ke Mako Brimob, Koramil, Mapolsek, serta perjalanan belajar ke objek wisata Gumuk Kantong di bawah binaan Kak Didot Dar.
“Latihan di sekolah, di Mako Brimob, di Koramil, Mapolsek, hingga perjalanan belajar ke objek wisata Gumuk Kantong telah dilaksanakan. Hanya kegiatan kemah yang belum pernah dilakukan. Karena itu, permintaan adik-adik kami turuti dan akhirnya kami mengadakan kemah perdana ini,” ungkap Kak Mujiono.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah memberikan dukungan penuh, Pemerintah Desa Kedungringin yang diwakili oleh sekretaris desa, Kak Didot Dar beserta tim, serta anggota Banser yang turut membantu menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Mohon maaf apabila masih terdapat kekurangan karena ini merupakan kegiatan kemah pertama di sekolah kami,” tambahnya.
Kak Didot Dar: Pramuka Menjadi Wadah Belajar Jujur, Disiplin, dan Mandiri
Sementara itu, Kak Sudariyono, selaku pembina yang akrab disapa Kak Didot, menyampaikan bahwa kegiatan PERJUSA bukan sekadar aktivitas bermalam di sekolah, melainkan sarana pendidikan karakter bagi peserta didik.
Menurutnya, melalui kegiatan kepramukaan, anak-anak diajak belajar bersikap jujur, disiplin, mandiri, dan berani menghadapi tantangan. Para pembina juga berupaya menciptakan suasana yang menyenangkan agar peserta dapat belajar sambil bermain.
“Tugas kami adalah momong adik-adik. Ada kalanya kami bercanda ria, tetapi sesekali juga harus serius. Kami berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” ujar Kak Didot.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana promosi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menunjukkan potensi, bakat, serta prestasi yang dimiliki siswa-siswi SDN 3 Kedungringin Muncar.
Beragam Kegiatan Meriahkan Perkemahan Perdana
Selama pelaksanaan PERJUSA, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk membangun kedisiplinan, kebersamaan, kreativitas, serta semangat gotong royong.
Rangkaian kegiatan meliputi penilaian kerapian dan kebersihan tenda, salat berjamaah yang dilanjutkan dengan kultum, makan malam dan sarapan pagi bersama, upacara api unggun, pentas seni, serta berbagai permainan luar ruang atau outbound.
Suasana semakin meriah saat upacara penyalaan api unggun. Prosesi diawali dengan penyalaan api Dasa Dharma oleh petugas. Pertunjukan kembang api turut memeriahkan suasana ketika api unggun mulai menyala.
Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pentas seni yang menampilkan beragam kreativitas peserta, mulai dari tari-tarian, pembacaan puisi, menyanyi, hingga pertunjukan jaranan. Penampilan tersebut menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan bakat dan keberanian
Ikuti terus media Times merah putih.com
Redaksi (NURSALIM )











