IRPOM B.67 APBN 2026 di Bangkalan Masih Tahap Pemberkasan, Pencairan & Pelaksanaan Belum Dijadwalkan

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Program Irigasi Perpompaan (IRPOM) B.67 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 di Kabupaten Bangkalan hingga saat ini masih dalam tahap pemberkasan administrasi, sehingga proses pencairan dana dan pelaksanaan fisik belum dapat dipastikan kapan dimulai.

 

Hal ini disampaikan oleh Plt Kepala Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Bangkalan, Abu Said, S.P., M.M., saat dikonfirmasi pada Senin (24/08/2026).

 

Menurutnya, sebanyak 67 unit IRPOM yang direncanakan tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangkalan masih menunggu hasil finalisasi administrasi dari pusat.

 

“Ini masih belum terlaksana mas. Ya kegiatan IRPOM yang edisi 67 unit masih dalam proses pemberkasan. Untuk pelaksananya menunggu hasil dari pemberkasan dari pusat,” ujarnya.

 

Ia juga menjelaskan bahwa proses tersebut merupakan tahapan administratif penting sebelum dana dapat dicairkan ke rekening Kelompok Tani (Poktan) penerima manfaat.

 

Akibat keterlambatan proses administrasi ini, jadwal pencairan anggaran ke poktan, waktu pelaksanaan fisik di lapangan, serta target penyelesaian program di 17 kecamatan belum dapat dipastikan.

 

Abu Said menambahkan bahwa mekanisme pengawasan guna memastikan bantuan tepat sasaran dan tepat waktu juga akan mengikuti petunjuk teknis yang akan diberikan setelah proses pemberkasan selesai.

 

“Kami hanya menunggu hasil finalisasi dari kementerian untuk kemudian diteruskan ke Poktan di lapangan,” katanya. Ia berharap agar proses pemberkasan dapat segera rampung agar dana bisa segera dicairkan dan kegiatan fisik langsung dilaksanakan.

 

Harapan tersebut didukung oleh optimisme bahwa program IRPOM ini akan mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas pertanian khususnya di lahan tadah hujan melalui bantuan pompa air yang memadai.

 

“Dengan tersebarnya program ini di seluruh kecamatan, diharapkan para petani bisa memperoleh alat yang mendukung peningkatan hasil tani mereka.”pungkasnya.

(Azis).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Sabung Ayam Akhir Pekan di Desa Weru Disorot, Polres Kediri Diminta Bertindak

KEDIRI, — Aktivitas perjudian sabung ayam di Desa Weru, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, disebut masih berlangsung secara terbuka ...

Polemik Polis Prudential Syariah Memanas: Nasabah Somasi, Tuntut Pemulihan dan Siapkan Laporan ke OJK

SURABAYA, 14 September 2026 — Praktek penghentian polis secara sepihak (lapse) kembali memicu perselisihan hukum serius di sektor asuransi jiwa ...

FKPB Desak Pengelolaan Hasil Migas Madura Diprioritaskan untuk Kesejahteraan Warga Lokal

BANGKALAN || timesmerahputih.com— Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB) menyuarakan sikap tegas terkait eksploitasi sumber daya alam di wilayah Pulau Madura ...

PKDI CUP 2026 SUKSES DIGELAR DI BANGKALAN, BUPATI TEKANKAN PENTINGNYA KEBERSAMAAN ANTAR DESA`

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Kabupaten Bangkalan sukses menjadi tuan rumah Grand Final PKDI Cup 2026 yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan ...

KAPOLRES BANGKALAN BERIKAN PENGHARGAAN DAN APRESIASI KEPADA PERSONEL BERPRESTASI SAAT APEL JAM PIMPINAN

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Semangat dan dedikasi personel kembali diapresiasi. Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. memimpin langsung pelaksanaan Apel Jam ...

Video Lama Dikemas Seolah Peristiwa Baru, MAKI Jatim Ingatkan Bahaya Hoaks dan Provokasi

SURABAYA, 14 September 2026 — Sebuah video lama terkait penggeledahan kantor Gubernur Jawa Timur oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ...
error: Content is protected !!