PERBAKIN Jatim Gelar Raker: Bangkitkan Revolusi Olahraga Menembak Berbasis Rakyat, Prestasi, dan Teknologi Pembinaan Masa Depan

Surabaya – Di tengah derasnya tuntutan prestasi olahraga nasional dan kebutuhan regenerasi atlet yang semakin kompetitif, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (PERBAKIN) Jawa Timur mengambil langkah besar dan visioner. Bertempat di Gedung DPD PEPABRI Jawa Timur, Surabaya, Rabu (20/5/2026), PERBAKIN Jatim menggelar Rapat Kerja (Raker) strategis yang bukan hanya menjadi agenda organisasi tahunan, tetapi juga tonggak lahirnya arah baru olahraga menembak Indonesia yang lebih modern, inklusif, dan berbasis pembinaan jangka panjang.

Raker tersebut dihadiri hampir 90 persen pengurus cabang PERBAKIN se-Jawa Timur. Kehadiran para pengurus dari berbagai daerah menunjukkan tingginya semangat kebersamaan untuk membangun kembali supremasi Jawa Timur sebagai salah satu pusat kekuatan olahraga menembak nasional.

Dalam forum itu, berbagai agenda penting dibahas secara serius dan konstruktif. Mulai dari penyempurnaan AD/ART tahun 2025, penyusunan program kerja 2026, hingga persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026 mendatang. Namun lebih dari itu, Raker ini menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan inovatif untuk menjawab tantangan pembinaan atlet di era modern.

Salah satu keputusan penting yang menjadi sorotan adalah dukungan bulat seluruh peserta terhadap Mayjend TNI (Purn.) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. (HAN) sebagai calon tunggal Ketua PERBAKIN Jawa Timur periode berikutnya. Sosok Wibisono dianggap mampu melanjutkan estafet kepemimpinan sekaligus membawa semangat transformasi organisasi menuju level yang lebih progresif.

Ketua PERBAKIN Jawa Timur, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Istu Hari Subagio, SE, MM., menegaskan bahwa olahraga menembak tidak boleh berhenti hanya pada tradisi prestasi, tetapi harus bergerak menuju sistem pembinaan yang terstruktur, ilmiah, dan berkesinambungan.

Selama 13 tahun kepemimpinannya, PERBAKIN Jatim berhasil mengukir prestasi luar biasa, termasuk menyumbangkan 11 hingga 12 medali emas pada ajang PON di Kalimantan. Capaian tersebut menempatkan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi paling disegani dalam cabang olahraga menembak nasional.

Namun, di balik prestasi itu terdapat tantangan serius yang harus segera diatasi, yakni berpindahnya atlet-atlet potensial ke daerah lain. Fenomena ini menjadi alarm penting bahwa pembinaan tidak cukup hanya menghasilkan atlet juara, tetapi juga harus mampu menciptakan ekosistem olahraga yang kuat, nyaman, dan berkelanjutan.

Karena itulah, PERBAKIN Jatim kini mulai membangun paradigma baru pembinaan atlet berbasis daerah. Program ini dirancang untuk menemukan bibit unggul sejak usia dini melalui sekolah, komunitas desa, hingga tingkat kecamatan. Dengan pendekatan tersebut, olahraga menembak diharapkan tidak lagi dipandang sebagai olahraga eksklusif milik kalangan tertentu.

Selama ini masyarakat kerap menganggap olahraga menembak identik dengan biaya mahal dan fasilitas mewah. Padahal kenyataannya, khusus cabang tembak sasaran, latihan dapat dilakukan dengan biaya yang relatif terjangkau. Penggunaan senapan angin menjadi salah satu solusi pembinaan murah namun efektif untuk menjangkau masyarakat luas.

Inilah gagasan revolusioner yang diusung calon Ketua PERBAKIN Jatim, Mayjend TNI (Purn.) Dr. Drs. Wibisono Poespitohadi, M.Sc., M.Si. Menurutnya, masa depan olahraga menembak harus dibangun dari desa, sekolah, dan komunitas akar rumput.

Ia ingin menghadirkan sistem pembinaan yang merata di seluruh kabupaten dan kecamatan dengan konsep sederhana namun berdampak besar. Setiap daerah nantinya diharapkan memiliki atlet binaan sendiri yang dibentuk melalui latihan rutin, kompetisi lokal, dan pendampingan pelatih profesional.

Lebih jauh lagi, konsep pembinaan ini tidak hanya berorientasi pada medali, tetapi juga pendidikan karakter. Olahraga menembak dinilai mampu membentuk konsentrasi tinggi, disiplin, ketenangan emosi, ketepatan mengambil keputusan, dan rasa tanggung jawab yang kuat. Nilai-nilai inilah yang sangat dibutuhkan generasi muda di era digital yang penuh distraksi.

Dengan moto “PERBAKIN JATIM: SUKSES LUAR BIASA”, Wibisono mengajak seluruh pengurus untuk membangun budaya organisasi yang guyub, terbuka, dan solid. Ia percaya bahwa kekuatan terbesar organisasi bukan hanya pada fasilitas atau anggaran, melainkan pada persatuan visi dan kekompakan seluruh elemen.

Dukungan terhadap arah perubahan tersebut juga datang dari daerah. Ketua Cabang PERBAKIN Blitar, Agus Wawan Budi Santoso, menyampaikan bahwa pihaknya selama ini aktif melakukan penjaringan bakat sejak tingkat SD dan SMP melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah. Langkah itu terbukti efektif memperkenalkan olahraga menembak kepada generasi muda secara positif dan edukatif.

Model pembinaan seperti ini menjadi contoh nyata bahwa olahraga menembak dapat berkembang menjadi olahraga masyarakat yang inklusif, aman, dan penuh nilai pendidikan. Bahkan ke depan, PERBAKIN Jatim membuka peluang menghadirkan pelatih nasional untuk meningkatkan kualitas atlet daerah menghadapi PON dan kejuaraan nasional lainnya.

Kini, seluruh mata tertuju pada Musprov PERBAKIN Jawa Timur bulan depan. Musyawarah tersebut bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, tetapi momentum lahirnya era baru olahraga menembak Jawa Timur yang lebih modern, merakyat, dan berprestasi.

Dari Surabaya, semangat perubahan itu mulai ditembakkan. Bukan hanya untuk memburu medali emas, tetapi untuk membangun generasi muda yang disiplin, tangguh, fokus, dan siap bersaing di masa depan.

PERBAKIN Jawa Timur kini tidak sekadar membina atlet. Mereka sedang menyiapkan lahirnya peradaban prestasi baru dari desa menuju panggung emas nasional. (Bagas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

PERBAKIN Jatim Gelar Raker: Bangkitkan Revolusi Olahraga Menembak Berbasis Rakyat, Prestasi, dan Teknologi Pembinaan Masa Depan

Surabaya - Di tengah derasnya tuntutan prestasi olahraga nasional dan kebutuhan regenerasi atlet yang semakin kompetitif, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan ...

Warga Seneporejo Dusun Silir Krombang Walk Out Dari Undangan Penyampaian RPJ Kabupaten

Banyuwangi - Timesmerahputih.com | Menindak lanjuti hasil rapat pada tanggal 19 mei 2026 beryempat di ruang rapat asisten 1 sekda ...

Toko di Jl. Kesederhanaan No.35 Jakarta Barat Terbuka Lebar Diduga Jual Obat Keras Terlarang Tramadol

Jakarta Barat, 18 Mei 2026 – Sebuah toko obat dan kosmetik di Jl. Kesederhanaan No.35, RT 006 / RW 005, ...

Warga Lampung Timur Tempuh Jalur Hukum Terkait Dugaan Serangan Nama Baik di Media Digital

LAMPUNG — Seorang warga Kabupaten Lampung Timur mendatangi Polda Lampung guna melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan laporan/pengaduan terkait dugaan penyerangan kehormatan ...

Dua Personel Polda Banten Terima Penghargaan atas Loyalitas dan Pengabdian

Serang - Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas personel, Polda Banten memberikan penghargaan kepada dua personel yang telah mengabdi ...

Pembangunan diduga Tanpa Izin di Jalan Pori Raya, Warga Protes Kerja Malam & Minta Dihentikan

Jakarta Timur, 20 Mei 2026 – Warga di Kelurahan Pisangan Timur, Kecamatan Pulo Gadung, DKI Jakarta Timur, melayangkan keluhan keras ...
error: Content is protected !!