PPAML Madina Mendesak APH Usut Tuntas Dugaan TPPU Tambang Emas Ilegal dan Dugaan Kepemilikan Lahan oleh Ali Imran Alias Kobol

Mandailing Natal – Perkumpulan Pemuda Aktivis Mandailing Natal (PPAML) mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut secara tuntas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan KM 2, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal.

PPAML menilai bahwa apabila terdapat dugaan aktivitas pertambangan ilegal yang berlangsung dalam jangka waktu lama, maka perlu dilakukan penelusuran terhadap aliran dana, aset, dan pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, PPAML meminta APH untuk menelusuri dugaan kepemilikan lahan tambang yang dikaitkan dengan Ali Imran alias Kobol.

PPAML menegaskan bahwa proses hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah, dengan tetap menghormati asas praduga tak bersalah terhadap setiap pihak yang disebutkan.

PPAML juga mendorong koordinasi antara Kepolisian, Kejaksaan, dan instansi terkait, termasuk PPATK apabila diperlukan, guna menelusuri dugaan transaksi keuangan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal.

1.Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut secara menyeluruh dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang diduga berkaitan dengan aktivitas tambang emas ilegal di wilayah Hutabargot yang diduga pemilik lahan atas nama Ali Imran alias Kobol.

2.Meminta penyidik menelusuri aliran dana, aset, dan pihak-pihak yang diduga memperoleh keuntungan dari aktivitas tambang emas ilegal sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

3.Meminta aparat penegak hukum memeriksa setiap pihak yang berdasarkan alat bukti dan hasil penyelidikan patut diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas maupun dugaan aliran dana hasil tambang emas ilegal.

4.Mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan serta mengambil langkah nyata dalam mencegah aktivitas pertambangan tanpa izin yang merusak lingkungan dan merugikan masyarakat.
(Magrifatulloh).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

List

Bangkalan Dorong Percepatan Tanam Padi di Desa Banteyan untuk Jaga Ketahanan Pangan

BANGKALAN || timesmerahputih.com Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (P2KP) Kabupaten Bangkalan, Dr.CHK Karyadinata, S.Pt, M.E. mendorong para petani ...

Kapolri dan Mendes PDT Bahas Program Poliran, Polri Siapkan Pelatihan bagi Pengangguran

JAKARTA – Times Merah putih.com//Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menerima audiensi Menteri Desa dan Pembangunan ...

Turut Berduka Cita, Putra Ketua LSM Kabertana Meninggal Dunia, Aktivis dan Media Bangkalan Takziah ke Rumah Duka

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Kabar duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Swadaya Masyarakat Kabertana. Fahmy Ali, putra dari ketuanya Bapak Abdus Salam, ...

Rabat Beton Pasar Tona’an Dinilai Tak Merata, Warga Binoh Keluhkan Halaman Rumah Tergenang Saat Hujan

BANGKALAN || timesmerahputih.com- Pembangunan rabat beton di Jalan Pasar Tona'an, Desa Binoh, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan dikeluhkan warga. Warga menilai ...

Di Bawah Arahan Agus Flores, PW FRN Banyuwangi Perkuat Konsolidasi dan Satu Komando

BANYUWANGI –times merah putih.com//Penguatan organisasi dan konsolidasi kepengurusan menjadi langkah penting dalam menjaga soliditas serta keberlanjutan gerakan organisasi. Hal tersebut ...

MAKI Jatim Kembali Gaungkan Perlawanan Terhadap Perundungan, 1000 Pelajar Banyuwangi Ikut Deklarasikan Sekolah Tanpa Bullying

BANYUWANGI – Komitmen membangun generasi bangsa yang berkarakter, berintegritas, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan kembali digaungkan oleh Masyarakat Anti ...
error: Content is protected !!