BANGKALAN || timesmerahputih.com— Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, Sri Mulyati, M.Pd. selaku Kepala SDN Burneh 1 Kabupaten Bangkalan menyampaikan sambutan kepada seluruh jajara...
BANGKALAN || timesmerahputih.com— Tim kuasa hukum Forum Pemuda Bangkalan (FPB) meminta Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangkalan untuk tidak hanya berhenti pada pemeriksaan ...
BANGKALAN || timesmerahputih.com— Kasus dugaan penyelewengan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di SMP Yayasan Sosial Ujung Baru, Desa Ba’engas, Kecamatan Labang, Kabupaten Bangkalan kini resmi masuk...
BANGKALAN || timesmerahputih.com— Forum Pemuda Bangkalan (FPB) mendesak Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bangkalan segera melakukan audit menyeluruh di SMKN 1 Labang. Desakan ini muncul setelah FPB men...
BANGKALAN || timesmerahputih.com-Menjelang peringatan Kemerdekaan RI, dugaan adanya pungutan dana kegiatan Agustusan di sekolah-sekolah Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, disorot. Ketua Perkumpula...
BANGKALAN || timesmerahputih.com-Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, lingkungan pendidikan di Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan dihebohkan dugaan pungutan dana kegiatan...
Menanggapi Isu K3S Tarik Iuran HUT RI Pada Guru, Kabid SD Disdik Bangkalan: Itu Di Luar Tupoksi Kami
BANGKALAN || timesmerahputih.com– Lagi-lagi isu “iuran” muncul menjelang peringatan HUT RI. Kali ini yang disorot adalah Kelompok Kerja Kepala Sekolah atau K3S yang disebut menarik i...
BANGKALAN || timesmerahputih.com– Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan menindaklanjuti isu terkait pembelian buku di SDN Kraton 3. Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkala...
BANGKALAN || timesmerahputih.com– Beredarnya pemberitaan terkait permintaan iuran perayaan Hari Ulang Tahun RI ke-81 tahun 2026 sebesar Rp60.000 untuk guru di wilayah Kecamatan Klampis, Kabupate...
BANGKALAN || timesmerahputih.com- Polemik terkait permintaan iuran kepada guru di Kecamatan Klampis, Kabupaten Bangkalan terus bergulir. Sejumlah guru mengaku diminta menyumbang Rp60.000 per orang unt...

















